Kamis, 29 September 2016

FAVOURITE : TWITTER



Tanpa mengurangi rasa hormat saya terhadap jenis media sosial – media sosial lainnya, artikel saya kali ini tidak bertendensi untuk memuja salah satu jenis media sosial dan merendahkan jenis media sosial lainnya, mengingat setiap jenis media sosial pasti memiliki sisi positif dan sisi negativnya masing-masing, artikel saya kali ini murni berisi mengenai pendapat pribadi saya tentang kenyamanan dan kebutuhan saya terhadap suatu media sosial.

Di era globalisasi seperti saat ini, perkembangan dunia teknologi dan informasi berkembang begitu pesat, hal itu membuat batas-batas dunia terasa tidak nampak lagi, orang-orang di berbagai penjuru dunia bisa saling berkomunikasi dan bertukar informasi dengan mudah dan cepat, menembus batas ruang, wilayah dan waktu.

Di era zaman modern seperti sekarang ini telah banyak di temukan peralatan – peralatan canggih baru, banyak fitur-fitur baru di ciptakan dan banyak media-media sosial dengan fasilitas yang lebih menarik di ciptakan dan semua itu di ciptakan sejujurnya dengan tujuan yang sama yaitu untuk memudahkan dan meringankan aktivitas manusia dalam menjalani kehidupan ini.

Perkembangan teknologi pasti nya selalu menghadirkan dampak positif dan juga dampak negativ , dampak positifnya, perkembangan teknologi mampu memudahkan dan meringankan aktivitas manusia, misalnya :  si A yang tinggal di Semarang ingin mengirim surat kepada si B yang tinggal di Makassar dengan menggunakan fitur E-Mail (Elektronik Mail), si A pun bisa mengirim surat kepada si B yang tinggal di Makassar dengan cepat, mudah dan tidak memakan biaya mahal.

Sedangkan dampak negativnya tentu saja perkembangan teknologi juga memudahkan manusia untuk dapat mengakses dan mendapatkan konten-konten yang bermuatan negativ misalnya video porno, gambar-gambar porno, judi online dan lainnya, oleh karena itu, kita sebagai pribadi hendaknya bisa memanfaatkan perkembangan teknologi dan informasi dewasa ini secara lebih bijak.

Dewasa ini, salah satu perkembangan dunia teknologi dan informasi yang semakin pesat adalah munculnya berbagai jenis media-media sosial baru, setelah facebook, twitter, whatsapp, line, instagram, path, snapchat kini muncul lagi jenis - jenis media sosial baru seperti vlog, steller dan media-media sosial lainnya, setiap jenis media sosial tersebut selalu memiliki fitur andalan dan khas untuk menarik para peminatnya, misalnya instagram dengan fitur instastorynya ataupun path dengan fitur yang dapat memberi tahu lokasi seseorang ketika mengunggah status atau foto.

Menjamurnya berbagai macam jenis media sosial dewasa ini, menuntut setiap pribadi untuk lebih bijak dalam memilih dan menggunakan media sosial, idealnya dalam memilih suatu jenis media sosial yang ingin di gunakan, setiap orang harus memperhatikan dan menimbang tentang seberapa besar manfaat, kebutuhan dan kenyamanan dari jenis media sosial tersebut bagi kehidupannya, karena jika kita semakin selektif dalam menggunakan dan memilih jenis media sosial, maka hal itu akan dapat meminimalisir munculnya dampak yang negativ (di kemudian hari) dari penggunaan media sosial tersebut, karena tak bisa dipungkiri setiap media sosial pasti selalu memiliki dampak positiv dan juga dampak negativ.

Sebagai pribadi saya adalah seseorang yang cukup selektif dalam memilih dan menggunakan media sosial, dalam memilih dan menggunakan media sosial saya tidak pernah berpatokan pada trend (misalnya saat jenis media sosial A sedang nge trend dan banyak orang yang menggunakannya tidak lantas membuat saya langsung menggunakannya), tetapi saya menyesuaikannya dengan kebutuhan , kenyamanan serta seberapa besar manfaat dari jenis media sosial tersebut terhadap kehidupan saya.

Sehingga setiap jenis media sosial yang saya pilih dan saya gunakan pasti saya memiliki dasar argumentasi yang kuat mengapa saya memilih dan menggunakan media sosial tersebut.

Tercatat hingga saat ini , saat saya menulis artikel ini, saya hanya memiliki 6 media sosial saja yaitu : facebook, twitter, bbm, line, whatsapp dan instagram, 6 media sosial tersebut saya pilih dan saya gunakan karena menurut pandangan saya, keenam media sosial tersebut sesuai dengan kebutuhan dan kenyaman serta dapat memberikan manfaat bagi kehidupan saya.

Saya tidak sedang ingin berkata bahwa media – media sosial lainnya yang tidak saya pilih, tidak memiliki dampak yang positif, akan tetapi mungkin media - media sosial tersebut tidak sesuai dengan kebutuhan dan kenyamanan bagi diri saya dan mungkin saja di sisi lain media-media sosial yang tidak saya pilih tersebut sesuai dengan kebutuhan dan kenyaman bagi orang lain, semua itu bisa terjadi, karena kebutuhan setiap orang terhadap suatu jenis media sosial itu berbeda beda dan juga cara pandang setiap orang dalam menganalisis sesuatu juga berbeda.

Dan dari keenam media sosial yang saya pilih dan saya gunakan tersebut, twitter adalah media sosial favorit saya, meskipun sedikit telat dalam menggunakan media sosial ini, tak bisa saya pungkiri twitter telah memberikan banyak manfaat dalam kehidupan saya, pertama kali saya membuat twitter adalah di tahun 2013, memang cukup telat saya menggunakannya, mengingat twitter pertama kali muncul yaitu pada tahun 2007.

Lalu mengapa saya memilih twitter sebagai media sosial favorit saya ??? alasana saya, pertama, sebagai mahasiswa saya membutuhkan banyak penghetahuan dan wawasan baik di bidang yang saya tekuni (hukum) maupun di bidang-bidang lainnya untuk pengembangan diri saya, dan untuk mendapatkan penghetahuan dan wawasan tersebut tidak akan pernah cukup hanya dari membaca buku saja, kita membutuhkan sarana-sarana lainnya untuk dapat menggali dan mendapatkan penghetahuan dan wawasan secara lebih komprehensif, dan twitter adalah salah satu sarana yang mampu memberikan itu (pengetahuan dan wawasan).   

Banyak tokoh-tokoh besar negeri ini yang menggunakan twitter sebagai media bersosialisasi , menyalurkan opini, gagasan maupun berbagi ilmu kepada para pengikutnya (followersnya) jujur, saya banyak mendapatkan wawasan dan penghetahuan dari twitt tokoh-tokoh tersebut, tokoh-tokoh yang saya ikuti (follow) antara lain : Hamdan Zoelva, Mahfud MD, Yusril Ihza Mahendra, Advokat Perubahan, Bambang Pamungkas, Chappy Hakim, Karni Ilyas, Todung Mulya Lubis, Moeldoko, Ridwan Kamil, Tung Dasem Waringin dll, rata-rata yang saya follow memang tokoh-tokoh hukum , mengingat saya menimba ilmu di fakultas hukum, selain itu saya juga mengikuti akun-akun umum seperti Hukumpedia, Hukumonline, Info beasiswa, Info dikti, tips sehat dan akun-akun lainnya.

Dan sering sekali saya mendapatkan wawasan dan penghetahuan baru dari bermain twitter, misalnya , saat itu saya belum mengerti dan memahami mengenai pengertian dari gugatan perwakilan, namun akhinya saya bisa memahami dan menghetahui pengertian dari gugatan perwakilan setelah akun advokat perubahan men twitt tentang pengertian dari gugatan perwakilan.

Selain itu , kita juga bisa bertanya dan berinteraksi dengan tokoh-tokoh tersebut, dan tak jarang pertanyaan kita akan di jawab oleh tokoh tersebut, intinya tokoh-tokoh besar di negeri ini banyak menggunakan twitter, sebagai media untuk bersosialisai, menyalurkan opini, gagasan dan berbagi ilmunya, maka dari itu, saya sebagai seseorang yang masih “hijau” tentunya membutuhkan semua hal itu untuk menambah dan membekali diri saya dengan wawasan dan penghetahuan yang mumpuni selain dari membaca buku tentunya.

Alasan kedua saya menggunakan twitter, karena di dalam twitter banyak akun-akun umum yang dapat memberikan informasi dan tips yang cukup berguna bagi kehidupan saya, akun umum yang saya ikuti antara lain detiksport, tahukah anda, sejarah Indonesia, marikitasehat, info beasiswa dll, akun-akun tersebut senantiasa mampu memberikan saya informasi dan tips terhadap sesuatu hal secara cepat dan komprehensif. Misalnya akun @info_beasiswa yang memberikan informasi seputar beasiswa baik beasiswa untuk dalam negeri maupun luar negeri, kemudian akun @marikitasehat yang senantiasa men twit tips-tips dan informasi seputar kesehatan, atau akun @detiksport yang senantiasa memberikan informasi tentang dunia olah raga secara cepat dan akurat dari berbagai penjuru dunia.

Dan alasan ketiga saya mengapa memilih dan menggunakan twitter sebagai media sosial favorit yaitu karena faktor kenyamanan, tak bisa dipungkiri, masih cukup jarang orang yang memakai twitter sebagai media sosial utama atau paling aktif untuk digunakan dalam kehidupan mereka, mungkin pamor twitter akan kalah jauh jika di bandingkan dengan path, facebook ataupun instagram, 2 nama terakhir yang saya sebut tersebut adalah media sosial yang hampir pasti dimiliki oleh setiap orang saat ini, dan justru karena tidak terlalu banyak peminatnya tersebut lah yang membuat twitter lebih eksklusif, sehingga membuat diri saya nyaman untuk menggunakannya.

Meskipun memiliki banyak manfaat, twitter juga memiliki sisi negativ, karena di dalam twitter kita akan jauh lebih mudah untuk menemukan akun-akun liar yang cukup vulgar dalam memberikan informasi atau twit – twit yang berkonotasi negative, oleh karena itu sekali lagi di butuhkan sikap yang bijak oleh setiap individu dalam menggunakan twitter maupun media –media sosial lainnya.

Dan akhir sekali, di akhir artikel ini saya ingin menyampaikan dan membagikan tips-tips tentang bagaimana cara menggunakan twitter secara aman dan bijak sehingga dapat memberikan manfaat bagi kehidupan kita, bukan maksud saya untuk mengguruinamun lebih kepada berbagi pengalaman saja, karena apa yang telah saya praktekkan dalam bermain twitter sejauh ini telah cukup banyak memberikan manfaat bagi kehidupan saya, dan semoga tips tips yang saya bagikan ini juga dapat memberikan manfaat bagi kehidupan anda dan berikut adalah tips-tips nya :


1.follow lah akun-akun yang dapat memberikan penghetahuan dan wawasan bagi bidang yang anda tekuni.


2.follow lah akun akun tokoh yang anda kagumi, sehingga anda bisa menghetahui pola pikir, gagasan maupun opini tokoh tersebut terhadap sesuatu masalah, sehingga anda bisa mengukur sekiranya mana sikap yang perlu anda contoh dan tidak dari tokoh tersebut.


3.hindari menggunakan bahasa yang kasar maupun kalimat yang bernada pelecehan, penghinaan ,fitnah dan pencemaran dalam bermain twitter, karena jika anda melakukannya terhadap seseorang, dan seseorang tersebut mengadukannya kepada pihak yang berwajib anda bisa di jerat pasal 27 ayat 3 UU ITE.


4.follow lah akun-akun umum yang dapat memberikan informasi maupun tips yang berguna bagi kehidupan anda


5.hindari memfollow akun akun yang berafiliasi dengan hal hal yang bersifat negatif


6.follow lah akun saya @pradiktaAndiAlv sehingga kita bisa berinteraksi, bertukar informasi maupun berdiskusi hehehehehe




SEGALA SESUATU YANG BERADA DI DUNIA PASTI MEMILIKI SISI POSITIF DAN SISI NEGATIF, SEHINGGA DEKATILAH SISI POSITIFNYA DAN JAUHILAH SISI NEGATIFNYA”





Kamis, 25 Agustus 2016

TARGET TERCAPAI !!



Dalam artikel saya yang berjudul 18+ PRADIKTA ANDI ALVAT saya mengatakan : “saya adalah pribadi yang selalu mempunyai target-target tertentu dalam hidup , baik itu target jangka panjang maupun target jangka pendek , target-target tersebutlah yang mendorong saya untuk melakukan sesuatu yang lebih dari pada yang orang lain lakukan”



Saya adalah pribadi yang selalu mempunyai ekspektasi dengan standar yang tinggi terhadap apapun , karena dengan ekspektasi yang tinggi maka saya juga akan memiliki motivasi yang tinggi pula dalam menjalani hidup , maka dari itu target-target yang saya canangkan dalam hidup ini selalu berafiliasi dengan standar yang tinggi.



Karena yang membedakan motivasi , semangat , gairah dan keseriusan hidup antara orang yang satu dengan orang yang lain adalah ekspektasi dan tujuan hidup yang ingin mereka capai , seberapa besar ekspektasi dan tujuan hidup yang ingin dicapai oleh seseorang akan sangat mempengaruhi orientasi berpikir , bersikap , berperilaku dan karakter seseorang tersebut dalam menjalani hidup.



Lalu mengapa saya selalu mempunyai ekspekstasi dengan standar yang tinggi terhadap apapun ? teori nya sederhana saja , saat saya mempunyai ekspektasi dengan standar yang tinggi maka dengan sendirinya ekspektasi tersebut juga akan memberikan tekanan kepada saya , dan tekanan tersebutlah yang akan mendorong dan memotivasi saya untuk selalu memberikan yang terbaik yang bisa saya lakukan , dengan selalu memberikan yang terbaik maka potensi yang bersemayam di dalam diri saya otomatis akan keluar dengan sendirinya sehingga hasil yang saya dapatkan adalah hasil yang terbaik dan maksimal. ( Target tinggi --> motivasi tinggi -->  usaha maksimal --> melahirkan hasil yang maksimal )



Dengan selalu mempunyai ekspekstasi dengan standar yang tinggi memang tidak selalu membuat saya mampu meraih target-target yang saya canang kan dalam hidup ini, akan tetapi setidaknya dengan selalu mempunyai ekspektasi dengan standar yang tinggi akan memudahkan dan membantu saya untuk mendapatkan hasil terbaik yang seharusnya bisa saya dapatkan , saya selalu yakin saat saya mempunyai ekspektasi dengan standar yang tinggi dan diiringi dengan usaha yang maksimal untuk mewujudkannya maka apapun hasilnya , saya yakin itulah hasil yang terbaik bagi saya , saya selalu yakin saat saya selalu memberikan yang terbaik terhadap suatu proses maka apapun hasil dari proses tersebut pasti itulah hasil yang terbaik bagi saya.



Makna dalam sebuah kehidupan adalah dilihat dari seberapa besar usaha yang telah kita lakukan untuk meraih atau mendapatkan sesuatu bukan dilihat dari seberapa besar (hasil) yang telah kita dapatkan dari sesuatu usaha , karena seberapa besar usaha yang dapat kita lakukan untuk meraih atau mendapatkan sesuatu murni sepenuhnya berada di tangan kita , sedangkan seberapa besar hasil yang kita dapatkan dari sesuatu usaha murni berada di tangan sang maha pencipta.



Pada akhir artikel saya yang berjudul “target sempuna !!” saya mengatakan : “sebagai pribadi saya adalah seseorang yang selalu yakin dan percaya dengan kemampuan yang saya miliki artinya saya memiliki keyakinan dan kepercayaan diri untuk dapat merealisasikan target tersebut meskipun hal tersebut tidaklah mudah akan tetapi sebagai pribadi saya selalu optimis !!” oleh karena itu di saat saya mencanangkan suatu target  tertentu di dalam hidup maka secara otomatis saya juga akan memiliki keyakinan dan kepercayaan diri bahwa saya pasti mampu merealisasikan target tersebut , setelah berusaha dengan keras dan berdoa saya selalu optimis terhadap apapun



Inti dari artikel saya yang berjudul “target sempurna !!” itu sendiri adalah saya memiliki target di akhir semester 3 lalu indeks prestasi saya bisa mencapai angka sempurna yaitu 4.00 , akan tetapi setelah berusaha semaksimal mungkin pada kenyataannya target tersebut tidak tercapai karena indeks prestasi saya di semester 3 lalu hanya mencapai 3,71 , kegagalan mencapai target yang saya canangkan tersebut tidak lantas membuat saya menurunkan standar yang saya buat , jika saya gagal mencapai indeks prestasi 4.00 di semester 3 maka saya harus bisa merealisasikan target tersebut di semester 4 dan semester-semester seterusnya , itulah orientasi berpikir saya.



Satu prinsip yang selalu saya pegang teguh yaitu saya tidak akan pernah menurunkan standar yang sudah saya canangkan hanya karena sebuah kegagalan ataupun sebab lainnya.



Oleh karena itu jika pada semester 3 lalu saya sudah mencanangkan target indeks prestasi saya bisa mencapai 4.00 , maka pada semester-semester kedepannya pantang bagi saya untuk menurunkan standar itu.



Maka dari itu sejak awal menginjak semester 4 ini , indeks prestasi 4.00 adalah target saya , target yang gagal saya wujudkan di semester 3 lalu harus bisa saya wujudkan di semester 4 ini itulah orientasi berpikir saya , maka dari itu di saat belajar menghadapi UTS maupun UAS di semester 4 ini orientasi usaha yang saya lakukan selalu berpatokan pada kesempurnaan.



Misalnya saat saya belajar suatu mata kuliah , saya memiliki prinsip harus menguasai setidaknya 90-100 % materi dari mata kuliah tersebut, dengan menguasai setidaknya 90-100 % materi membuat peluang untuk mendapatkan nilai A akan jauh lebih besar , oleh karena itu tak jarang saya harus belajar di luar rambu-rambu atau kisi-kisi soal yang di berikan oleh dosen , hal itu saya lakukan semata-mata untuk mengantisipasi apabila ada satu atau dua soal yang keluar di ujian yang melenceng dari rambu-rambu atau kisi-kisi yang diberikan oleh dosen karena hal itu tak jarang kerap terjadi.



Untuk menguasai setidaknya 90-100 materi% memang membutuhkan perjuangan yang lebih besar dan membutuhkan rentang waktu belajar (untuk menguasai materi) yang lebih lama pula , akan tetapi semakin besar perjuangan dan pengorbanan yang kita rasakan dalam mencapai sesuatu bukankah juga berpeluang menghasilkan kuantitas keberhasilan yang semakin besar pula bukan ??? Saya selalu yakin bahwa


"Semakin besar perjuangan dan pengorbanan yang kita lakukan dalam mencapai sesuatu , maka akan berpeluang menghasilkan kuantitas keberhasilan yang semakin besar pula , karena pada dasarnya tidak pernah ada perjuangan dan pengorbanan yang sia-sia begitulah sejarah akan dan selalu membuktikannya"



Seperti yang saya sampaikan di awal artikel ini , bahwa saya adalah pribadi yang selalu mempunyai target-target tertentu dalam hidup , baik itu target jangka panjang maupun target jangka pendek , target-target tersebutlah yang mendorong saya untuk melakukan sesuatu yang lebih dari pada yang orang lain lakukan , maka dari itu perjuangan yang lebih besar dan rentang waktu belajar yang lebih lama tersebut adalah bentuk usaha lebih yang saya lakukan agar saya mendapatkan hasil yang lebih baik dari pada yang lain.



Pada akhirnya perjuangan dan pengorbanan yang saya rasakan dalam mencapai target yang saya canangkan tersebut berbuah hasil yang manis , karena pada semester 4 ini indeks prestasi saya akhirnya bisa mencapai target yang saya canangkan yaitu sempurna 4.00 , saya mendapat nilai A semua dalam 9 mata kuliah dengan bobot total 23 sks.



Dan satu hal yang terpenting adalah saya mendapatkan indeks prestasi sedemikian rupa tanpa ada kecurangan dan ketidakjujuran yang saya lakukan , tanggung jawab dan komitmen atas nama bidang yang saya geluti yang telah terpatri di dalam hati dan sanubari saya tetap saya pegang teguh , saya bukan tipe orang yang suka menghalalkan segala cara (termasuk cara yang tidak benar) untuk mendapatkan sesuatu tetapi saya adalah tipe orang yang suka memaksimalkan segala kemampuan dan usaha untuk mendapatkan sesuatu.



Dan setelah berhasil mencapai target indeks prestasi sempurna 4.00 pada semester 4 ini lalu apakah target saya selanjutnya ?? jawabannya sudah tentu mendapatkan indeks prestasi sempurna 4.00 di setiap semester yang tersisa , tidak mudah memang , akan tetapi sebagai pribadi saya selalu optimis.!!




“TIDAK ADA HAL YANG MUDAH DI DUNIA INI AKAN TETAPI JUGA TIDAK ADA HAL YANG MUSTAHIL , TUGAS KITA SEBAGAI MANUSIA ADALAH BERUSAHA SEMAKSIMAL MUNGKIN KARENA DENGAN BERUSAHA SEMAKSIMAL MUNGKIN TUHAN PASTI JUGA AKAN MEMBERIKAN HASIL YANG MAKSIMAL BAGI DIRI KITA”








Minggu, 14 Agustus 2016

KUALITAS WASIT MASIH BURUK, PERSEPAKBOLAAN NASIONAL SULIT MAJU



STADION GELORA BUMI KARTINI , JEPARA



Sedih, kecewa, marah dan emosi adalah respon dari sebagian besar komponen tim psir rembang (pelatih, pemain dan official), begitu wasit meniupkan pluit tanda berakhirnya pertandingan, tak bisa di pungkiri hadiah penalty “kontroversial” yang di berikan oleh wasit kepada tim tuan rumah persijap dimenit ke 93 membuat kemenangan yang sudah berada di depan mata itu pun sirna dalam sekejap mata.

Sebagai penonton, secara fair (bukan karena saya pendukung psir) saya menilai keputusan wasit dalam memberikan hadiah penalty kepada tim tuan rumah karena menganggap salah satu pemain psir ada yang handsball di dalam daerah 16 adalah sebuah keputusan yang keliru.

Saya melihat betul pada saat itu bola menyentuh dada , bukan menyentuh tangan dan saya juga yakin sebagian besar penonton termasuk para pemain dan pendukung persijap sendiri dalam hati nurani mereka masing-masing akan mengatakan bahwa pemberian penalty tersebut adalah keputusan yang keliru dari wasit, namun apa boleh buat keputusan wasit adalah keputusan final yang tidak bisa di ganggu gugat, ibarat asas res judicata pro veritate habeteur dalam ranah hukum yaitu setiap keputusan hakim wajib dianggap benar meskipun keputusan itu buruk, maka apapun keputusan wasit harus dianggap benar.

Terlepas bahwa setiap orang pasti dapat berbuat kesalahan, saya menilai setiap keputusan yang di keluarkan oleh wasit yang memimpin pertandingan antara persijap vs psir kemarin sore, sangat sering merugikan tim psir, dan puncaknya tentu saja hadiah penalty yang di berikan kepada tuan rumah di masa tambahan waktu yang membuat emosi segenap komponen tim psir semakin meledak.

Memang sudah menjadi semacam “kultur” dalam persepakbolaan negeri ini, bahwa tim yang bermain di kandang akan sedikit “di bantu” oleh wasit, tentunya agar lebih mudah untuk meraih kemenangan atau setidaknya dapat terhindar dari pahitnya kekalahan, dan tanpa kita sadari kultur semacam itulah yang menjadi salah satu penyebab mengapa persepakbolaan kita tak kunjung maju dan dapat berprestasi di kancah internasional.

Wasit adalah salah satu komponen yang berperan menentukan baik serta buruknya kualitas dan mutu dari persepakbolaan di suatu negara, wasit adalah salah satu elemen yang memegang peranan penting dalam menciptakan suasana yang kondusif dalam iklim persepakbolaan suatu negara, ambil contoh, bagaimana mungkin bisa, suatu pertandingan sepakbola dapat berjalan kondusif jika wasit yang notabene adalah sang pengadil laga saja tidak dapat memimpin jalannya pertandingan dengan baik dan jika tiap pertandingan saja tidak dapat berjalan dengan baik, bagaimana mungkin bisa menghasilkan kompetisi atau liga yang kondusif dan berkualitas ??? sekali lagi saya mengingatkan bahwasanya kemajuan persepakbolaan di suatu Negara adalah tanggung jawab bersama dari beberapa komponen, salah satu di antaranya adalah wasit yang notabene adalah sang pengadil dalam jalannya suatu pertandingan.

Oleh karena itu, selama kinerja para wasit di negeri ini belum kunjung membaik, maka akan sulit bagi kita untuk dapat melihat terciptanya suasana yang kondusif dalam kompetisi persepakbolaan negeri ini baik di kompetisi level junior (kelompok umur, pon dll) maupun kompetisi di level senior ( liga super , divisi utama) dan jika kompetisi di dalam persepakbolaan negeri ini belum juga kondusif maka semakin sulit pula bagi kita untuk dapat melihat tim nasional yang berkualitas dan bisa berprestasi di kancah internasional, karena sejatinya tim nasional yang kuat adalah hasil dari sebuah kompetisi yang kondusif dan berkualitas, teorinya seperti itu.

Dalam perjalanan pulang dari hotel tempat saya atau rombongan tim psir menginap menuju rembang, saya sempat bercanda kepada ayah saya , saat itu saya berkata seperti ini : “seharusnya penalty itu dihilangkan saja dalam persepakbolaan Indonesia, karena penalty sering di gunakan oleh para wasit yang tidak jujur untuk membantu salah satu tim agar dapat meraih kemenangan atau setidaknya menghindarkan salah satu tim dari kekalahan”.

Saya pun pernah mendengar joke dari beberapa pelaku sepakbola negeri ini yang berbunyi demikian “Di inggris ketika wasit melakukan kesalahan dalam memberikan suatu keputusan maka pasti itu adalah kesalahan yang tidak di sengaja (spontanitas), sedangkan di Indonesia ketika wasit melakukan kesalahan dalam memberikan suatu keputusan maka hampir pasti kesalahan tersebut adalah kesalahan yang di sengaja atau di skenario kan untuk menguntungkan salah satu tim”

Wasit yang memimpin laga persijap vs psir sore kemarin adalah contoh kecil dari cerminan buruknya kualitas wasit di negeri ini, seringkali pertandingan yang berjalan menarik di rusak oleh kepemimpinan wasit yang berat sebelah, dalam tiga bulan terakhir ini tentu kita sering mendengar bagaimana sempat terjadi beberapa insiden yang mewarnai kompetisi persepakbolaan negeri ini yang disebabkan karena kepemimpinan wasit yang kurang adil.

Bahkan pelatih persib, Djajang Nurjaman sempat memberikan kritik pedas kepada wasit yang memimpin laga antara perseru serui vs persib bandung, padahal selama ini djajang nurjaman di kenal sebagai pelatih yang jarang memberikan kritik pedas kepada wasit yang memimpin laga persib.

PSSI sebagai induk organisasi persepakbolaan nasional, seharusnya sudah menyiapkan kebijakan yang tepat untuk mengatasi permasalahan masif seperti ini, turnamen isc kali ini hendaknya bisa di jadikan semacam bahan renungan atau evaluasi oleh PSSI untuk merancang, menata dan menyiapkan kompetisi yang lebih berkualitas musim depan, tak hanya PSSI, pemerintah sebagai pemegang otoritas tertinggi negeri ini juga berkewajiban membantu, mendukung dan membimbing PSSI untuk meningkatkan kualitas dan mutu persepakbolaan negeri ini yang tentunya di sesuaikan dengan koridor-koridor sesuai kaidah hukum dan aturan yang berlaku, dalam hal ini pemerintah tidak dalam posisi meng intervensi peran PSSI akan tetapi lebih kepada memberikan dukungan terhadap peningkatan professionalitas dan mutu dari suatu cabang olahraga bernama sepakbola, karena kemajuan prestasi olah raga di suatu negara sudah tentu menjadi tanggung jawab dari pemerintah nya dan saya rasa selama ini peran PSSI belum terlalu optimal dalam mengatasi buruknya kualitas wasit di persepakbolaan nasional kita, sehingga disini diperlukan dukungan baik moril maupun materil dari pemerintah untuk mengatasi hal tersebut.

Sinergitas antara PSSI dan pemerintah sangat di perlukan untuk dapat mengatasi permasalahan yang sudah mendarah daging seperti ini, saya kira PSSI bersama pemerintah dan pihak kepolisian perlu melakukan komunikasi dan koordinasi secara intensif serta harus memiliki semangat idealisme yang sama untuk menggunakan pidana kepada seorang wasit yang terbukti menerima suap untuk menguntungkan salah satu tim (termasuk pemberi suap) karena sejauh apa yang saya tau (bila salah mohon di koreksi) sejauh ini belum pernah ada wasit yg dipenjara karena perkara suap, belum adanya wasit yang dipenjara bukan karena wasit kita memang bersih namun lebih kepada karena faktor penegakan hukum terhadap perkara ini belum di lakukan oleh institusi penegak hukum secara mendalam dan serius.

Pemberian uang pelicin kepada seorang wasit adalah perbuatan yang sudah termasuk ranah delik suap dan hal tersebut otomatis menjadi tanggung jawab dari negara untuk menanggulanginya (ranah pidana), disinilah peran pemerintah dengan alat penegakan hukum nya sangat di butuhkan dalam rangka penegakan hukum terhadap segala bentuk perbuatan yang bertentangan dengan hukum yang berlaku di negara ini, dengan pemberian pidana kepada para wasit yang terkena suap maka pasti dapat memberikan semacam "shock therapy' kepada wasit-wasit lainnya agar tidak melakukan hal seperti itu , sehingga hal tersebut setidaknya mampu meminimalisir dan memperkecil peluang para wasit berbuat curang.

Akan tetapi di tengah buruknya kualitas sebagian wasit di negeri ini, saya tetap memberikan apresiasi yang sangat besar kepada sebagian wasit lainnya yang selalu memberikan dedikasi dan kinerja terbaik mereka dalam memimpin jalan nya suatu pertandingan, saya yakin di tengah maraknya wasit wasit yang tidak jujur dalam persepakbolaan negeri ini masih ada sebagian lagi dari para wasit-wasit tersebut yang selalu jujur dalam menjalankan amanah untuk memimpin jalannya suatu pertandingan, dan saya sangat menghargai akan idealisme mereka tersebut.

Pada intinya Pembenahan yang sangat serius harus dilakukan oleh PSSI, untuk membenahi dan mengatasi permasalahan perwasitan dalam persepakbolaan negeri ini, karena jika kualitas wasit dalam persepakbolaan nasional kita belum juga membaik maka akan sulit untuk bisa melihat kompetisi sepakbola negeri ini berjalan kondusif, jika kompetisi tidak bisa berjalan secara kondusif maka semakin sulitlah bagi kita untuk dapat melihat dunia persepakbolaan kita maju dan berprestasi.





SELESAI…












Kamis, 14 Juli 2016

CERPEN : CINTA SEORANG PEMULUNG



Aku tengah beristirahat di sebuah taman yang cukup rindang di sebrang kawasan kompleks perumahan mewah , siang ini terik matahari terasa begitu menyengat hingga keringat tak henti-henti nya mengucur dari pori-pori tubuhku , sambil meminum sebotol air mineral yang ku bawa dari rumah.

Saat ini aku sedang terhanyut dalam syahdunya khayalan, khayalan tentang nasib seandainya aku terlahir sebagai anak orang kaya , yang mempunyai mobil dan rumah mewah ,  pacar cantik  , kamar ber-AC hingga uang jajan yang berlimpah , jika itu terjadi maka di usiaku yang baru 18 tahun ini aku tidak mungkin bekerja sekeras ini , pergi dari rumah di saat pagi masih buta dan baru pulang ke rumah di saat matahari terbenam di ufuk barat begitulah rutinitasku sehari-hari , sangat melelahkan memang  , akan tetapi sebagai tulang punggung keluarga aku harus mengesampingkan rasa lelah dan peluhku ini demi keluarga yang sangat ku cintai.

sejak usia 13 tahun aku sudah menjadi tulang punggung keluarga ku , ayahku telah meninggal dunia sejak 10 tahun yang lalu , sedangkan ibuku hanya bekerja sebagai buruh cuci bagi para tetangga , yang tentu penghasilannya belum cukup untuk memenuhi kebutuhan hidup ku dan kedua adik ku , maka dari itu aku terpaksa putus sekolah sejak kelas 2 smp untuk membantu ibuku mencari nafkah dalam memenuhi kebutuhan keluarga dan biaya sekolah kedua adik ku , biarlah aku hanya lulusan SD namun kedua adik ku harus bisa mengenyam pendidikan yang setinggi-tinggi nya itu adalah prinsip ku.

Saat sedang asyik-asyik nya berkhayal , tiba-tiba ada sesosok perempuan di sebrang sana memanggilku , : “pak pemulung pak pemulung kemari lah “ sejenak pandanganku pun memandang sosok perempuan itu , perempuan tersebut berada di depan sebuah rumah yang termasuk di dalam kawasan kompleks perumahan mewah , jarak antara taman tempat ku beristirahat saat ini dengan kompleks perumahan mewah tersebut kira-kira hanya berjarak sekitar 25 meter saja dan untuk sampai ke rumah perempuan tersebut aku harus melewati sebuah pos satpam terlebih dahulu.

Saat aku baru berjalan beberapa langkah (sambil membawa karung tempat botol bekas dan aneka sampah) hendak menemui perempuan yang memanggil ku tadi , tiba-tiba aku di gelandang oleh seorang petugas keamanan kompleks perumahan ini , petugas tersebut berkata : “hey pemulung ngapain kamu mau masuk ke kompleks perumahan ini , kamu bisa baca nggak , baca tuh plang nya” plang atau papan pengumuman tersebut tertera tulisan PEMULUNG DILARANG MEMASUKI KOMPLEKS !! , kemudian aku pun menjawab : “maaf pak tapi aku di panggil oleh seseorang penghuni rumah  , itu orangnya (sambil aku menunjuk perempuan itu) “ akan tetapi petugas keamanan tersebut tidak bergeming sama sekali , justru wajah petugas keamanan ini makin terlihat sangar , dengan kumis tebal , sorot mata tajam dan postur yang gempal , petugas keamanan tersebut justru malah membentak ku dengan nada yang tinggi  “kau tinggalkan tempat ini sekarang juga atau ku hajar kau!!!” aku pun menjawab : “iya iya pak maaf , aku akan tinggalkan tempat ini sekarang juga” , akan tetapi saat aku hendak berjalan menjauh dari petugas keamanan tersebut , wanita yang memanggilku tadi pun mencegahnya , ia menghampiri petugas keamanan tersebut dan berkata : “ maaf pak satpam , kelihatannya aku punya sedikit rizeki untuk aku berikan kepada pemulung tadi , semalam kue dan makanan sisa pesta ulang tahunku masih banyak yang tersisa jadi ku mohon jangan usir pemulung itu (sambil menunjukku)” , “oh begitu ya non , baiklah kalau begitu” sahut petugas keamanan tersebut.

Kemudian perempuan tersebut pun menghampiri dan menyapaku, lalu betapa kagetnya dirinya saat melihat wajahku “loh ternyata kamu masih muda ya , aku kira sudah bapak-bapak hehe soalnya dari kejauhan tadi wajahmu kelihatan agak tua maaf ya , nama kamu siapa ?? “ dengan ramahnya perempuan tersebut menyalami ku , sungguh aku tak menyangka perempuan secantik dia mau bersalaman dengan ku ,di mataku  ia adalah sosok perempuan yang nyaris sempurna ,wajahnya berbentuk oval ,kelopak matanya berwarna kecoklatan , hidungnya mancung , bibirnya tipis berwarna merah muda, rambutnya panjang sebahu , kulitnya putih bersih sungguh seperti bidadari perempuan ini  , sedangkan diriku hanyalah seorang pemulung , pemulung dengan wajah yang lusuh ,dekil, berbau keringat dan tubuhku hanya berbalut baju yang sedikit robek-robek , aku sempat tertegun selama beberapa detik , apa dia nggak jijik sama diriku ya gumamku dalam hati , melihat diriku belum juga menjawab pertanyaannya perempuan tersebut pun mengulangi perkataannya : “heyy kok malah bengong sih , nama kamu siapa ? , kenalkan nama ku laras” , sungguh hati ini berdebar ketika aku menatap wajahnya , wajahnya begitu teduh , menatap wajahnya di saat cuaca sedang terik seperti ini ibarat menemukan oase di tengah padang pasir hhmmm begitu menyegarkan  , dengan sedikit gugup aku pun menjawabnya : “naaaa..maaaa..ku ken..ji” , dan laras pun menyahutnya kembali : “ohh kenji , kenapa gugup gitu sih , namamu mirip orang jepang ya hehe , ayo ke rumahku ji “ ,”baiklah mbak” balasku , “loh kok manggilnya mbak sih , aku baru 17 tahun lho , panggil laras saja gak papa” , “i..ya laras” kemudian kamipun berjalan menuju rumah laras.

Rumah laras begitu megah , di halaman depan rumahnya terdapat sebuah taman yang cukup luas , taman tersebut dilengkapi dengan beraneka ragam tanaman hias yang cukup indah , sebuah kolam ikan di tengah taman membuat halaman rumah ini terlihat lebih asri , saat tiba di rumah laras , laras pun mempersilahkan diriku untuk duduk di kursi teras depan rumahnya , laras berjalan ke dalam rumahnya , saat di tinggal laras ke dalam rumahnya , aku sempat berkhayal kembali , hmm seandainya saja aku mempunyai rumah semegah ini pasti aku betah seharian di rumah , gumam ku , dan saat sedang asyik-asyik nya berkhayal tiba-tiba laras muncul dari balik pintu rumahnhya  , dia berkata “ji ini aku bawakan minuman dingin pasti kamu haus kan ? , dan ini untuk kamu bawa pulang (laras menyerahkan beberapa kardus yang berisi kue) “ , “hmm banyak amat mbakkk kue nya , eh larass” jawabku , “ udah gak papa ,kue itu untuk bapak dan ibu mu di rumah , itu kue sisa pesta ulang tahun ku semalam ” jawab laras lagi ,”oh kamu habis ulang tahun ya ” jawab ku , kemudian kami pun terlibat percakapan yang cukup hangat di siang yang terik itu.

Laras : eh kenji kamu sekolah dimana ?
Aku : aku udah nggak sekolah ras , aku putus sekolah sejak kelas 2 smp dan sejak itu aku bekerja sebagai seorang pemulung untuk memenuhi kebutuhan keluarga ku
Laras : lha ayah mu nggak bekerja ??
Aku : ayahku sudah meninggal sejak 10 tahun yang lalu ras , (aku menjawab pertanyaan laras dengan wajah yang sedikit murung)
Laras : ohh , maaf maaf ji , kalau pertanyaanku membuatmu sedih
Aku : iya ras nggak papa kok
Laras : kamu anak pertama di keluargamu ya ?
Aku : iya ras , aku punya adik perempuan dua
Laras : hmm begitu ya ,pantas saja kamu jadi tulang punggung keluargamu , ternyata adik kamu perempuan semua , tapi adik kamu masih sekolah kan ?
Aku : iya ras , kedua adik ku masih sekolah semua , adik ku yang pertama kelas 5 sd dan adik ku yang kedua kelas 3 sd
Laras : aku salut banget sama kamu , rela berkorban demi kedua adikmu.
Aku : iya ras , eh ngomong –ngomong kamu nggak jijik apa sama aku ?
Laras : lho kok harus jijik kenapa , kamu bukan setan kan ? hehehe
Aku : ya nggak lah , aku manusia kok ,
Laras : eh tapi kenapa kok kamu jadi pemulung , mengapa nggak ngamen atau melakukan pekerjaan yang lain gitu
Aku : aku nggak bisa nyanyi ras suara ku jelek dan aku juga nggak punya keahlian lain , jadi terpaksa deh aku jadi pemulung
Laras : oh begitu ya , tapi gapapa kok yang penting kan halal
Aku : iya ras , eh aku pamit dulu ya , aku mau mulung lagi mumpung cuaca udah nggak terlalu panas
Laras : iya ji , eh besok kamu kesini lagi ya
Aku : loh buat apa ras ?
Laras : udah lah pokoknya besok kamu kesini lagi
Aku : iya ras , besok siang sehabis mulung aku akan kesini

Setelah itu aku pun pamit dan meninggalkan laras , untuk kembali mencari botol-botol bekas dan sampah untuk aku pungut , di saat mencari botol-botol bekas dan aneka sampah tiba tiba aku teringat dengan wajah laras , hmm laras udah cantik , kaya , baik hati lagi , pasti cowok yang jadi pacarnya beruntung banget tuh , eh tapi kenapa laras menyuruhku untuk kembali kerumahnya besok ya , jangan-jangan dia tertarik sama aku lagi ,ahh nggak mungkin lah mana mungkin dia tertarik sama pemulung yang bau dan dekil seperti diriku ini , gumam ku dalam hati.

Setelah selesai memulung , aku pun pulang kerumahku , setiba di rumah aku di sambut oleh kedua adik ku yang sangat aku sayangi , adikku yang pertama berkata : “eh kakak udah pulang , ini aku udah buatin teh hangat dan nasi goreng untuk kakak “ aku pun membalasnya : “makasih ya dek , kakak emang udah laper banget nih , eh ini kakak punya banyak kue untuk kita nikmatin malam ini” , kemudian ibuku menyahut perkataanku : “ ji kue sebanyak itu dapat dari mana ? kamu nggak nyuri kan ?” , aku menjawabnya : “nggak lah bu , kue ini aku dapat dari pemberian seseorang yang sangat baik hati , bahkan besok aku di suruh kesana lagi bu “ , “ oh begitu ya , kalau begitu cepatlah kamu mandi trus sholat” suruh ibu , “baiklah bu” jawabku.

Setelah selesai mandi dan sholat , aku pun menikmati kue pemberian laras bersama ibu dan kedua adikku , saat sedang asyik menikmati kue pemberian laras , tiba-tiba aku teringat kembali dengan wajah laras , perempuan yang sangat langka di zaman seperti sekarang ini , cantik , kaya namun sangat baik hati hmm aku kok jadi kepikiran laras terus ya , jangan-jangan aku jatuh cinta sama dia nih, pikirku dalam hati.

selepas makan kue bersama ibu dan kedua adik ku aku pun segera menuju kamarku , tujuan ku adalah untuk segera tidur mengingat seharian ini aku sangat lelah , akan tetapi saat tiba di kamar , aku tidak merasakan rasa kantuk yang cukup berarti , malam itu aku sangat kesulitan untuk tidur , lantaran selalu terbayang-bayang akan wajah laras , hmm laras memang wanita langka , sudah cantik , kaya, baik hati pula , andai dia jadi pacarku hehehe , gumamku dalam hati , selepas berandai-andai tentang laras , tak lama kemudian aku pun tertidur dengan pulas di ranjang tidurku yang hanya beralaskan tikar tersebut.

KEESOKAN HARINYA

Setelah bangun tidur aku pun segera berangkat menuju perkampungan di sebrang kawasan perumahan mewah tempat laras tinggal , pagi itu aku sangat bersemangat untuk memulung , aku berangkat memulung mulai pukul 06.00 pagi dan selesai pukul 12.00 siang , setelah selesai memulung aku pun segera bergerak menuju rumah laras , saat sampai di pos satpam , laras sudah melambaikan tangan nya dan memanggilku “ kenji kenji kesini” , aku pun segera menemui laras ,dan menyapa nya “laras kamu kok nggak sekolah sih , jam segini kok udah di rumah” , “hmm ini kan musim liburan ji jadi ya nggak sekolah lah” jawab laras , “oh begitu ya , sory sory soalnya aku kan nggak sekolah jadi nggak tau kalau ternyata ini musim liburan sekolah” balasku lagi , “alah gitu aja kok minta maaf sih gapapa kali” jawab laras dengan santai nya. Kemudian kami pun kembali terlibat percakapan yang cukup hangat siang itu

Aku : maaf ras , kenapa kamu kok menyuruhku kesini lagi ya ?
Laras : oh ya ... ji aku menyuruhmu kesini karena aku ingin memberi baju-baju ku di waktu kecil untuk kedua adik perempuanmu , kamu mau kan menerimanya ??
Aku : hmm lha emang kamu nggak punya adik perempuan ya ? kok baju baju nya malah di kasihkan ke aku ?
Laras : aku anak tunggal ji di keluargaku , aku tidak mempunyai kakak maupun adik , sehari-hari aku tinggal di rumah sendirian bersama kedua pembantuku
Aku : lha ayah ibu mu kemana ?
Laras : ayah dan ibuku tinggal di luar negeri untuk mengurusi perusahaan nya
Aku : lha kamu kok nggak ikut orang tuamu saja di luar negeri , biar bisa dekat dengan kedua orang tuamu
Laras : hmm aku nggak betah tinggal di luar negeri ji , enak tinggal di indonesia
Aku : oh begitu ya , emang paling enak itu tinggal di negeri sendiri ya hehehe
Laras : eh sekali kali adik mu ajak kesini dong , biar bisa ku ajak main , selama ini aku selalu kesepian kalau di rumah , kalau ada adik mu kan mungkin bisa sedikit menghapus kesepian ku
Aku : okelah , tapi pas hari minggu aja ya
Laras : besok kan bisa ,besok kan masih liburan sekolah
Aku : oh iya ya , baiklah besok aku akan ajak kedua adik ku kesini , ehh emang kamu suka ya main sama anak kecil ?
Laras : sukalah , sejujurnya aku sudah merindukan punya adik sedari dulu , akan tetapi karena rahim ibuku sudah di angkat , jadi ibuku tidak mungkin bisa hamil lagi , maka dari itu aku sangat senang jika melihat anak-anak kecil.

Setelah percakapan itu selesai , laras tiba-tiba memberi ku sebuah handphone , aku pun kaget dan bertanya : “lho kok aku di kasih handphone sih , buat apa ras “ ? “udah bawa aja , biar lebih gampang komunikasi kita , kamu belum punya handphone kan ?” jawab laras , “ belum ras , ohh okelah kalau begitu” balasku lagi sambil menerima handphone pemberiannya , saat itu aku berpikir mengapa laras memberiku handphone dan berkata : “biar lebih gampang komunikasi kita” hmm jangan jangan dia beneran suka sama aku nih , ahh apa mungkin dia suka sama pemulung seperti diriku ini , dengan penuh pertanyaan di benak ini , aku pun pulang menuju rumah , setiba di rumah aku pun segera memberikan beberapa baju masa kecil laras kepada kedua adik ku , dari raut wajahnya kedua adikku terlihat begitu gembira karena mendapat baju baru tersebut , adik ku yang kedua berkata : “ eh kakak , dapat dari mana baju sebagus ini , baju seperti ini pasti harganya mahal  ? “ , “ itu pemberian dari temen kakak yang sangat baik hati dek, bahkan besok kalian berdua di suruh kerumahnya , katanya ia pengen ketemu kalian berdua , kalian mau kan ??” , “mau mau kak” jawab serentak kedua adikku.

Malam harinya , laras pun menelpon ku , kami kembali terlibat percakapan yang cukup hangat malam itu , selain itu dia juga berkenalan dengan kedua adik ku melalui pembicaraan telepon tersebut , pagi harinya seperti janjiku , aku pun mengajak kedua adik ku menuju rumah laras , setiba di rumah laras , laras pun menyambutnya dengan sangat ramah , “ihh adik mu lucu-lucu ji , sini dek main sama kakak ke dalam yuk” kedua adik ku pun mengikuti laras masuk menuju rumahnya , sebelum laras masuk ke dalam rumahnya aku sempat pamit untuk pergi memulung dahulu sambil menitip kan kedua adik ku padanya.

Sehabis memulung , aku pun kembali kerumah laras untuk menjemput kedua adik ku , saat mengajak kedua adik ku pulang , kedua adik ku sempat berkata kepada ku demikian : “eh kakak mbak laras orang nya baik hati ya , tadi aku di ajak main boneka sama di kasih makanan-makanan yang enak –enak lho” “ iya dek , laras emang orang nya sangat baik hati” jawabku , “eh kak mengapa kak laras nggak kakak jadikan pacar saja”, “hmm maunya kakak juga begitu hehehe” pikirku dalam hati.

Semenjak aku mengajak kedua adik ku bertandang ke rumah laras , hubungan ku , kedua adik ku dengan laras pun semakin akrab , dalam berbagai kesempatan kami sering menghabiskan waktu bersama di rumah laras yang megah itu , di sisa masa liburan sekolah tersebut kedua adik ku pun selalu ku ajak main ke rumah laras , dan disaat malam tiba , laras juga sering menelpon untuk berbicara denganku serta berbicara dengan kedua adik ku , saat menelpon dia sering bertanya mengenai keadaan ku maupun keadaan kedua adikku , apa aku sudah makan ,apa aku udah sholat , apa adik ku sudah tidur dan lainnya , dan dari percakapan itu pula aku menghetahui kalau laras selama ini belum pernah merasakan yang namanya pacaran , sama seperti diriku hehehe.

Dari hari ke hari aku pun semakin yakin bahwa laras juga menyimpan rasa kepada ku , perhatian nya yang begitu besar kepada ku dan kedua adik ku membuat ku sangat yakin jika laras juga jatuh cinta kepadaku , akan tetapi aku pun tak berani mengungkapkan perasaan ku ini kepadanya , aku berpikir , yaa tuhan apa jadinya jika seorang pemulung sepertiku berpacaran dengan gadis cantik nan kaya seperti laras ,pasti banyak orang yang akan menertawakannya.

hmmm aku memang sudah menaruh hati pada laras sejak pertama kali bertemu , tapi apa benar laras juga menaruh hati kepadaku , di penuhi banyak tanda tanya dalam benak ku , aku pun memberikan diri untuk menelpon laras , “halo ada apa ji ?” suara laras di sebrang sana terdengar selepas dia mengangkat teleponku , “ hmm nggak papa ras , besok aku pengen ketemu kamu boleh ?” , “ohh gitu aja kok pakai nelpon segala , kamu tinggal datang ke rumahku saja aku pasti menemui mu” jawab laras , “oke besok pagi aku akan ke rumahmu “ jawabku lagi , “oke ji “ jawab laras singkat.

Pagi harinya dengan penuh rasa deg-deg an , aku pun berangkat menuju rumah laras , hari ini aku berencana akan mengungkapkan perasaan ku kepada nya , sejujurnya hati ku belum terlalu yakin untuk mengungkapkannya akan tetapi dari pada aku terbunuh dengan sejuta rasa penasaran , akhirnya aku pun mencoba memberanikan diri untuk bertanya secara langsung kepada laras.

Setiba di rumah laras , aku pun mengetok pintu rumahnya , dan tak lama kemudian laras pun muncul dari dalam rumahnya untuk menemui ku , saat bertatapan dengan laras sejujurnya aku sangat gugup sekali waktu itu , “ eh ada apa ji kok kelihatannya penting sekali , mau bertemu kok sampai nelpon segala ” laras membuka pembicaraan , “hmm gak papa kok ras , tapi ada sesuatu hal yang ingin aku sampaikan kepadamu” balasku , “tentang apa , adik mu ??” jawab laras , “oh..nggak nggak , nggak tentang adik ku kok ras ” balasku dengan sedikit gugup , waktu itu keringat pun mulai mengucur membasahi dahi ku , “lha terus tentang apa dong ?” jawab laras dengan penuh tanda heran , “ten..tang perasa...anku ras” jawabku lagi dengan nada terputus-putus , “oh kamu mau curhat tentang perempuan yang kamu sukai tho , tapi akau nggak bisa ngasih saran apa-apa lho ji soalnya aku kan belum pengalaman soal gituan , aku kan belum pernah pacaran hahaha” laras tersenyum dengan manisnya , “i..ya ras , tapi...” balasku , “tapi apa ji , kok kamu gugup gitu sih , kayak kita pertama kali bertemu dulu aja , kamu juga gugup gitu kan hahaha” laras kembali tersenyum , akan tetapi senyumnya itu berubah menjadi bisu tanpa kata , saat aku mengatakan kepadanya “tapi wanita yang kucinta itu dirimu ras” ketika aku mengatakan kalimat tersebut laras tak menjawabnya dan hanya diam seribu bahasa , kamudian aku pun mengulangi perkataanku : “perempuan yang aku cinta itu kamu ras” , tiba-tiba laras menitihkan air mata dan membalas perkataanku : “maaf ji memang selama ini aku menaruh perasaan kepadamu , tetapi perasaan itu sebatas rasa sayang seorang teman tidak kurang dan tidak lebih , aku sejujurnya juga sangat kagum kepadamu karena kamu rela berkorban putus sekolah dan menjadi seorang pemulung demi memenuhi kebutuhan hidup ibu dan kedua adikmu , akan tetapi aku tidak pernah berpikir sejauh itu ” jawab laras , “maaf ras kalau aku lancang mengungkapkan perasaanku ini , selama ini kamu kan sering menaruh perhatian lebih kepada ku dan kedua adik ku maka dari itu aku kira selama ini kamu juga menaruh perasaan yang sama sepertiku “ balasku lagi , “aku menaruh perhatian lebih selama ini karena sejujurnya aku sangat sayang kepada kedua adikmu , mengingat selama ini aku ingin sekali memiliki seorang adik , maka dari itu aku sangat perhatian kepada kedua adikmu , dan sering meminta mu untuk membawa kedua adikmu untuk bertandang ke rumahku” balas laras kembali , “ras meskipun kamu tidak menerima cintaku ini  , tapi kamu masih mau kan berteman dengan ku dan main sama kedua adik ku?” aku bertanya kepada laras , kemudian laras pun tersenyum mendengar diriku bertanya demikian : “ tenang saja ji , aku akan tetap menganggapmu sebagai teman dan aku akan tetap menyayangi kedua adikmu seperti adik ku sendiri , kalau kamu dan adik mu butuh apa-apa kamu tinggal hubungi aku saja aku pasti akan membantumu semampuku” , “terima kasih laras kamu memang perempuan langka di zaman seperti sekarang ini , dan aku sangat bersyukur kepada tuhan karena telah mempertemukan diriku dengan perempuan sebaik dirimu” dan laras pun membalasnya “aku juga sangat bersyukur kepada tuhan karena telah mempertemukan diriku dengan orang sepertimu dan kedua adikmu , aku harap setelah ini kamu jangan menjauhi ku ya ji” , “nggak kok ras , aku janji kita akan selalu menjadi teman , kalau kamu kesepian dan butuh teman kamu tinggal hubungi aku , aku akan mengajak kedua adik ku bertandang ke rumahmu” balasku , “terima kasih ya ji kamu baik sekali” laras pun menutup percakapan pagi itu dengan senyum manis nya.

Setelah itu aku pun pamit kepada laras untuk pulang ke rumah , meskipun laras tidak menerima cintaku tetapi aku sangat yakin bahwa laras tidak menerima cintaku bukan karena faktor aku sebagai pemulung  dan dia sebagai anak orang kaya , akan tetapi karena ada faktor perasaan yang memang tidak bisa untuk dipaksakan , aku sangat bisa memahami akan hal itu , dan meskipun pada akhirnya aku tidak dapat memiliki hati laras tetapi aku sudah sangat bersyukur kepada tuhan karena telah mempertemukan diriku yang hanya seorang pemulung ini dengan orang sebaik dan secantik laras , terimakasih tuhan !!



Selesai..