Minggu, 08 November 2015

MOTIVATOR DALAM HIDUP SAYA



“Selama aku mencari selama aku menanti bayang-bayangmu di batas senja ,matahari membakar rinduku, ku melayang terbang tinggi , bersama mega-mega menembus dinding waktu ku terbaring dan pejamkan mata dalam hati kupanggil nama mu semoga saja kau dengar dan merasakan bla~ bla ~bla ~bla ~” suara merdua dari agnes monica lewat  lagu “RINDU” menggema dengan nyaringnya dari laptop saya.


Waktu menunjukkan pukul 22.29 wib,  saat saya mengetik huruf “W” dari kata waktu di awal kalimat ini dari keyboard laptop saya , saat ini Hujan deras tengah mengguyur daerah kediaman saya  (desa landoh) , di temani secangkir kopi panas racikan sendiri dan suara gemericik air hujan yang jatuh dari genting kamar saya , saya pun memberikan kesempatan kepada jari jemari saya untuk unjuk kebolehannya.


Agar aroma hujan lebih kental terasa malam ini, saya pun berinisiatif untuk membuka jendela kamar saya , dan saat jendela kamar saya terbuka lebar aroma hujanpun langsung semerbak masuk dan terasa memenuhi kamar saya , sebuah aroma yang selalu saya rindukan kedatangannya , sebuah aroma yang selalu saya nanti-nantikan kehadirannya ,sebuah aroma yang selalu mampu menenangkan jiwa dan mengembalikan kenangan-kenangan di masa lalu.


Malam ini saya akan sedikit bercerita mengenai siapa-siapa saja motivator dalam hidup saya , yang memberikan saya motivasi untuk selalu memberikan yang terbaik dalam berbagai hal dalam kehidupan ini, dan selalu menjadi “alarm” atau tanda pengingat bagi saya untuk tetap semangat dan pantang menyerah  saat saya mengalami suatu kejenuhan atau kebosanan dalam proses menggapai cita-cita dan impian saya.


Dalam kehidupan ,tentu saja kita pernah mengalami suatu fase kejenuhan atau kebosanan dalam menjalani suatu rutinitas kehidupan (dalam menggapai cita-cita dan mimpi) , hal itu adalah hal yang manusiawi dan saya rasa setiap orang tentu pernah mengalami hal tersebut di dalam hidupnya , kejenuhan dan kebosanan tersebut biasanya timbul karena beberapa faktor, salah satunya mungkin kita merasa mimpi dan cita-cita itu terasa sulit untuk di realisasikan atau mungkin juga karena faktor lain dalam kehidupan misalnya kemalasan.


Maka dari itu agar kita bisa kembali ke "trek" yang benar menuju apa yang kita cita-cita kan dan kita mimpikan , kita membutuhkan suatu hal pendorong atau penyemangat untuk membuat asa dan harapan kita kembali menyala saat mengalami suatu kejenuhan dalam proses meraih mimpi-mimpi kita ,hal pendorong dan penyemangat tersebut biasa di sebut dengan istilah "motivator"


Untuk itu idelanya ,seseorang haruslah mempunyai motivator dalam hidupnyaagar orang tersebut mampu bangkit kembali untuk mengejar cita-cita dan mimpi-mimpinya ketika mengalami suatu fase kejenuhan dan kebosanan dalam menjalani suatu rutinitas kehidupan dan agar orang tersebut dapat merawat dan memelihara mimpi-mimpinya hingga benar-benar terwujud.


Karena Motivator akan selalu mampu untuk memberikan motivasi dan menjadi “alarm” atau tanda pengingat bagi seseorang untuk mengembalikan gairah dan semangatnya ketika mengalami suatu fase kejenuhan atau kebosanan dalam proses menggapi cita-cita dan mimpinya


Dan saya rasa setiap orang tentu saja mempunyai motivator tersendiri dalam hidupnya , mungkin bisa dari pacar , orang tua , mario teguh ,atau pun yang lainnya , akan tetapi dalam kehidupan saya , saya memiliki 4 motivator dalam hidup saya , motivator tersebut  selalu mampu memberikan saya motivasi  dan gairah untuk selalu berusaha memberikan yang terbaik dalam kehidupan ini.


Dan motivator tersebutlah yang membuat saya  mempunyai mimpi yang tinggi dan rasa optimis untuk mampu merealisasikan mimpi-mimpi dan impian saya , lantas siapa saja kah motivator-motivator dalam hidup saya tersebut ???? , hmm dari pada penasaran , berikut akan saya sampaikan motivator-motivator tersebut hehehe


1.PRADIKTA ANDI ALVAT


Yaa , motivator pertama dalam kehidupan saya , adalah diri saya sendiri , tak bisa di pungkiri segala hal yang saya lakukan saat ini akan memunculkan dampaknya di masa depan , dan orang yang merasakan dampak langsung tersebut adalah diri saya sendiri , oleh karena itu saya tidak ingin mengecewakan diri saya sendiri.


Oleh sebab  itu secara pribadi saya selalu memotivasi diri saya sendiri untuk selalu memberikan yang terbaik dalam hidup ini , karena hidup hanya sekali , maka  berikanlah yang terbaik dan dapatkan yang terbaik , dengan selalu memberikan yang terbaik di masa sekarang , maka saya yakin hal yang saya dapatkan nanti di masa depan adalah yang terbaik bagi saya.


2.KELUARGA (orang tua)


Pada artikel saya yang berjudul “ibarat sebuah partai final” , saya mengibaratkan diri saya sebagai sebuah klub sepakbola dan keluarga saya adalah suporter sejatinya , dimana suporter tersebut selalu memberikan dukungan kepada saya dengan sepenuh hati dan rasa cinta mereka dalam apapun kondisi dan keadaannya ,oleh karena itu secara pribadi saya tidak ingin mengecewakan dukungan  dari suporter sejati saya tersebut.


Dukungan tersebut memberikan saya suntikan motivasi yang lebih untuk membayar pengorbanan tulus dari mereka dengan sebuah kebahagiaan dan kebanggaan di akhir laga nanti ,dan memberikan senyuman lebar di wajah mereka sebelum mereka meninggalkan saya nanti , dan ketika saya mengalami suatu fase kejenuhan dalam proses menggapai mimpi saya , saya selalu mengingat pengorbanan tulus dari kedua orang tua saya , dan hal tersebut selalu mampu mengembalikan gairah dan semangat saya untuk bangkit kembali mengejar mimpi-mimpi saya


3.TOKOH SUKSES


Disinilah alasan mengapa saya sangat gemar membaca biografi atau riwayat hidup dari para tokoh-tokoh sukses , karena dari situ saya bisa mengetahui perjuangan hidup mereka dan cara-cara mereka dalam menggapai kesuksesannya.


Hal tersebut memberikan motivasi dan keyakinan pada diri saya ,” apabila mereka bisa saya pasti juga bisa” dan alhamdulilah keyakinan tersebut masih bersemayam di dalam jiwa saya hingga saat ini , saat saya menulis artikel ini.


Karena Saya selalu yakin bahwa manusia yang dilahirkan di dunia ini pasti memiliki potensi di dalam dirinya dan selama manusia tersebut mau bekerja keras dan memaksimalkan potensi yang dimilikinya maka kesuksesan dan keberhasilan tidak akan jauh darinya.


4.MANTAN KEKASIH


Sehabis putus dengan mantan saya , sebenarnya saya selalu berusaha mengajaknya untuk balikan,mengingat saya adalah pribadi yang sulit untuk pindah ke lain hati tentu saja saat itu saya masih sangat mencintainya ,akan tetapi mantan saya menolaknya dan saya sangat tahu alasannya , yang intinya alasan tersebut adalah mantan saya merasa bahwa saya tidak akan pernah mampu mencapai ekspekstasi yang  diinginkannya di masa depan.


Saya adalah pribadi yang percaya bahwa sesuatu hal yang dapat kita ejawantahkan secara positif maka hal tersebut juga dapat memberikan dampak yang positif bagi diri kita, maka dari itu saya mengejawantahkan penolakan dari mantan saya tersebut secara positif ,agar hal tersebut juga dapat memberikan dampak yang positif bagi diri saya.


saya tidak dendam terhadap mantan saya , akan tetapi hal tersebut justru memberikan suntikan gairah dan motivasi terhadap diri saya agar kedepannya saya menjadi pribadi yang lebih baik dengan masa depan yang cerah dan mapan , dan saya selalu termotivasi untuk membuktikan bahwa saya dapat melebihi apa yang di ekspektasikan mantan saya terhadap seorang pria pilihan hidup.


Keempat motivator tersebutlah yang selalu memelihara dan merawat mimpi – mimpi saya dan menumbuhkan kembali mimpi saya , saat saya mengalami suatu kejenuhan dalam proses mengejar mimpi-mimpi saya , sebagai manusia saya tidak pernah tahu apa yang akan terjadi di masa depan , hal yang dapat saya lakukan saat ini adalah selalu berusaha memberikan yang terbaik yang bisa saya lakukan dan menerima dengan lapang dada apapun hasilnya , karena kita sebagai manusia hanya berhak untuk berusaha dan tuhanlah yang berhak menentukan hasilnya.




SELESAI.......

Rabu, 28 Oktober 2015

CERPEN : SUATU MALAM DI PONDOK ASRI

Rumah Makan Pondok Asri  


Cuaca kota Rembang malam ini boleh dikatakan cukup dingin, maklum saja, karena kota ini baru saja di guyur hujan lebat yang turun sejak pagi hingga sore menjelang, udara dingin malam ini pun cukup mampu memaksa diri saya untuk membalut tubuh ini dengan sebuah jaket, sebuah jaket berwarna merah yang bertuliskan kalimat "Manchester United" di belakangnya akhirnya saya pilih untuk membalut dan menghangatkan tubuh ini dari dinginnya udara malam kota jangkar keramat.

Perasaan saya sedikit cemas malam ini, karena perempuan yang saya tunggu-tunggu tak kunjung menampakkan batang hidungnya, bahkan sebotol air mineral yang saya pesan sedari tadi sudah hampir habis, akan tetapi, kecemasan itu seketika sirna saat dari kejauhan saya melihat sesosok perempuan berparas manis berambut panjang sebahu berjalan menghampiri saya, "hmm akhirnya ia datang menepati janjinya" gumam saya dalam hati.

Seperti biasa dia memberikan senyum manisnya kepada saya dan ia pun duduk di depan saya, kebetulan saat itu kami duduk dengan "lesehan", kami di pisahkan oleh sebuah meja, dan di tengah meja tersebut terdapat sebuah lilin kecil dengan cahaya yang remang-remang, perpaduan antara cahaya lilin yang remang-remang dan aroma hujan yang masih terasa sedikit menambah hawa romantis malam ini.

Aroma harum hujan memang selalu mampu mengembalikan kenangan di masa lalu,begitu pun juga dengan suasana malam ini yang mampu mengembalikan kenangan-kenangan di masa lalu saya bersama perempuan di depan saya ini dan sejenak angan saya pun menengok jauh kebelakang saat saya pertama kali bertemu dengan nya, berkenalan dan kemudian merajut kasih, begitu banyak kenangan yang terekam dalam memori otak saya.

Hingga tak terasa mata saya sayapun sedikit meneteskan air mata malam itu mengingat kenangan-kenangan tersebut, sungguh di luar kebiasaan saya, mengingat sebagai pribadi saya adalah orang yang sangat jarang sekali menangis.

Akan tetapi seakan tidak mau mata saya meneteskan air mata yang lebih banyak, perempuan di depan saya ini pun mengusap air mata di pipi saya dengan tangannya, dengan mimik wajah yang datar ia pun berkata demikian  " sudahlah sudah, ini memang yang terbaik bagi kita, aku sudah iklhas kok " di akhir kata tersebut kemudian ia menutupnya dengan senyuman manis khasnya.

Kemudian saya memandang wajahnya dengan sedikit serius, karena saya pandangi wajahnya dengan sedemikian rupa, perempuan tersebut pun berkata : "Kenapa sih dik ada yang aneh dengan wajahku, kok mandangnya sampai segitunya", "kamu manis malam ini" celetuk saya, "Kalau manis sih udah sejak lahir " ia membalas lagi sambil menjulurkan lidahnya, "hahaha " kami pun tertawa bersama.

Tak lama berselang datang lah pelayan yang membawa pesanan kami masing-masing, malam itu saya memesan makanan cumi goreng dan capcay goreng dengan minuman es soda gembira, sedangkan ia memesan steak daging sapi dan es jeruk.

Sambil menyantap makanan masing-masing, kami pun ngobrol "ngalor-ngidul" membahas segala hal dan berikut kira-kira obrolan kami malam itu :

Dia : kira-kira setelah ini, yang dapat pacar baru, aku atau kamu duluan ya hahaha.

Saya : jelas pasti kamu lah.

Dia : kok bisa gitu  ??

Saya : soalnya aku kan pribadi yang sulit pindah ke lain hati, jadi gak mungkin lah aku langsung dapat pacar wkwkw

Dia : prett ahh, aku denger-denger kamu deket sama  "c*****" ciyeeee ....

Saya : halah itu cuman gosip hehehe

Dia :  kalau beneran juga gak papa kok, lagian aku juga sudah tidak punya hak untuk ngelarang (dengan wajah yang sedikit cemberut)

Saya : apa aku pernah bohongin kamu sihhh maniss (sambil saya cubit pipinya pelan)

Dia : aduhhh sakit tau, iya iya aku percaya, abis ini mau kemana ?

Saya : aku mau langsung pulang kerumah, tidur, biar bisa mimpiin kamu hahaha

Dia : halah sukanya gomballl og heheehe.

Saya : kamu dingin-dingin kok gak bawa jaket sihh, aku aja kedinginan gini.

Dia : gak perlu jaket kan udah ada kamu yang menghangatkanku hahaha

Saya : wah mbalas gombal, hmm sekarang pintar nggombal yaaa

Dia : mantannya siapa dulu hehe (sambil mengedipkan matanya sebelah kiri)

Saya : hahahaha...

Dan setelah menghabiskan hidangan malam itu dan sedikit obrolan ringan tersebut kamipun berjabat tangan, setelah beberapa bulan yang luar biasa, kami berpisah dengan berpelukan sambil saling mendoakan yang terbaik bagi masa depan masing-masing.





SELESAI..
 

Senin, 19 Oktober 2015

SEANDAINYA OH SEANDAINYA..



Bangsa Indonesia adalah sebuah bangsa yang besar , bangsa dengan beraneka ragam budaya,bahasa,suku,tradisi,dan adat istiadat ,bangsa dengan kekayaan sumberdaya alam dan sumber daya manusia yang luar biasa dan bangsa yang memiliki masyarakat yang tersohor akan keramah tamahannya.


Dengan modal yang sedemikian rupa , seyogyanya bangsa Indonesia bisa menjadi bangsa yang unggul dari pada bangsa-bangsa lainnya di dunia , akan tetapi sebagaimana anda lihat kondisi bangsa Indonesia saat ini yang masih sangat jauh untuk kita bisa mengatakannya sebagai bangsa yang unggul, suka tidak suka namun demikianlah adanya.


Jika anda mengatakan bangsa Indonesia saat ini adalah bangsa yang unggul maka saya yakin , anda sedang membohongi hati kecil anda , secara lapang dada kita harus berani  mengatakan bahwa bangsa Indonesia saat ini masih jauh tertinggal dari Negara-negara di dunia ini terutama negara-negara di kawasan eropa dan asia timur dalam berbagai bidang.


Dengan modal yang sedemikian rupa , mengapa bangsa Indonesia hingga saat ini belum bisa menjadi bangsa yang unggul ?? sebuah pertanyaan yang mungkin menghinggapi benak saya , anda ,kalian atau mereka para masyarakat Indonesia.


Pada suatu kesempatan , bung karno pernah berkata demikian : “perjuanganku lebih mudah karena hanya mengusir penjajah , tapi perjuangan kalian akan lebih berat karena akan melawan bangsa sendiri”


Memang benar apa yang di katakan oleh bung karno di atas , perjuangan saat  ini jauh lebih berat di bandingkan perjuangan saat memperoleh kemerdekaan ,karena pada hakikatnya melawan diri sendiri itu jauh lebih sulit dari pada melawan orang lain .


Segala permasalahan yang di sebabkan oleh para anggota bangsa Indonesia sendiri adalah faktor terbesar yang membuat bangsa Indonesia saat ini terpuruk dan tidak bisa memaksimalkan potensi yang di miliki nya , korupsi yang dilakukan oleh para pejabat  dari legislative , yudikatif dan eksekutif yang semakin merajalela, para warga Negara yang tidak sepenuh hati berdedikasi atas profesi atau pekerjaan yang mereka geluti, serta kebijakann pemerintah yang seringkali merugikan kepentingan umum dan hanya menguntungkan kepentingan segelintir golongan adalah sebagian kecil dari permasalahan yang timbulkan dari dalam bangsa Indonesia itu sendiri.


Minimnya pembelaan Negara yang di lakukan oleh para warga Negara adalah “kata kunci” dari segala permasalah yang timbul dari dalam bangsa Indonesia , sebagaimana di sebutkan dalam pasal 27 ayat 3 UUD NRI 1945 yang berbunyi: “setiap warga Negara berhak dan wajib ikut serta dalam upaya pembelaan Negara” oleh karena itu setiap warga Negara mempunyai hak dan kewajiban untuk melakukan pembelaan terhadap Negara Indonesia kita tercinta ini.


Lalu apa makna dari pembelaan Negara itu sendiri ??: bagi saya pembelaan Negara adalah apa yang bisa kita berikan dari profesi atau bidang yang kita geluti untuk kemajuan bangsa , artinya saat kita berusaha untuk selalu memberikan yang terbaik pada profesi atau bidang yang kita geluti , itu adalah pembelaan Negara.


Sebagai mahasiswa fakultas hukum tentu saja , hal yang bisa saya lakukan untuk melakukan pembelaan Negara saat ini adalah dengan belajar sungguh-sungguh , agar ilmu yang saya dapatkan saat ini bisa berguna bagi kemajuan bangsa di kemudian hari ,walaupun dalam skala yang kecil.


Minimnya bela Negara yang dilakukan oleh para warga Negara akhir-akhir ini justru semakin kentara ,semakin banyak dari para warga Negara yang tidak lagi berdedikasi atas profesi atau bidang yang mereka geluti , seperti banyaknya pelajar atau mahasiswa yang malas-malasan dalam belajar  , banyaknya para penegak hukum yang justru tersandung kasus hukum , para pengusaha yang melakukan kecurangan dalam melakukan usahanya ,korupsi yang dilakukan oleh para anggota legislative baik pusat maupun daerah , korupsi yang di lakukan oleh para menteri negara, korupsi yang dilakukan oleh para kepala daerah yang tentunya menghambat pembangunan di daerah.


sikap sikap tersebut jelas mencerminkan bahwa oknum-oknum tersebut tidak mempunyai dedikasi tinggi untuk selalu berusaha memberikan yang terbaik bagi profesi atau bidang yang mereka geluti ,artinya oknum-oknum tersebut tidak melakukan kewajibannya untuk melaksanakan pembelaan Negara, saya mengatakan oknum , karena masih sedikit banyak dari para warga Negara yang berdedikasi tinggi atas profesi yang mereka geluti , akan tetapi mungkin jumlahnya tidak lebih banyak dari pada mereka yang tidak berdedikasi atas profesinya.


Seperti yang sudah pernah saya katakan dalam artikel saya yang berjudul “tanggung jawab bersama” bahwa kemajuan suatu bangsa merupakan tanggung jawab bersama baik oleh rakyat maupun oleh pemerintah ,sehingga sebagai warga Negara kita wajib melakukan pembelaan Negara dengan cara selalu memberikan yang terbaik terhadap profesi atau bidang yang kita geluti. Itu adalah bentuk tanggungjawab kita sebagai warga Negara untuk memajukan bangsa kita.


Bayangkanlah seandainya Bangsa Indonesia yang memiliki beraneka ragam suku , bahasa ,tradisi, budaya serta adat istiadat dan kekayaan sumber daya alam dan sumber daya manusia yang luar bisa ini  di barengi pula dengan seluruh warga Negaranya yang melakukan pembelaan Negara berupa selalu memberikan yang terbaik terhadap profesi atau bidang yang mereka geluti.


Para siswa atau mahasiswa belajar dengan sungguh-sungguh , para penegak hukum bekerja dengan jujur dan professional ,para pengusaha menjalankan usahanya dengan tidak melakukan kecurangan , para pejabat pemerintahan bekerja sepenuh hati untuk memajukan bangsa dan mensejahterakan rakyatnya dan tidak melakukan korupsi , serta para warga negara lainnya yang selalu memberikan yang terbaik terhadap profesi atau bidang yang mereka geluti.


Maka bisa di bayangkan seandainya hal itu dapat  terjadi , mungkin bangsa Indonesia bisa menjadi bangsa yang unggul di dunia ini sejajar dengan amerika serikat , jepang , korea dan negara - negara maju lainnya , bangsa yang di segani oleh bangsa-bangsa lainnya , bangsa yang tidak mudah di intervensi oleh bangsa lain , bangsa yang bisa mensejahterakan masyarakatnya dan bangsa yang bisa mewujudkan cita-cita dan tujuan negaranya.


Akan tetapi semua itu hanya sebatas kata “seandainya” ,untuk itu tugas kita sekarang adalah merubah kata “seandainya” tersebut menjadi sebuah kenyataan dan hal itu merupakan tanggung jawab kita bersama, , tanggung jawab saya , tanggung jawab anda , tanggung jawab mereka , tanggung jawab kalian seluruh warga Negara Indonesia, baik pemerintah maupun rakyat.


Meskipun saat ini kita hanya dapat mengerutkan dahi  sambil mengatakan “SEANDAINYA OH SEANDAINYA” akan tetapi dengan melakukan pembelaan Negara lewat profesi dan bidang yang kita geluti  masing masing  insyaalah kata “seandainya” tersebut cepat atau lambat akan dapat berubah menjadi sebuah kenyataan.


Dan akhir sekali semoga kita selalu menjadi pribadi yang berdedikasi tinggi atas profesi atau bidang yang kita geluti.


SELESAI….

Senin, 28 September 2015

SAYA BELAJAR DENGAN HATI



 "Selalu ada jalan saat kita berusaha dengan sekuat tenaga dan selalu ada keajaiban saat kita berusaha dengan sepenuh hati"


Dalam apapun bidang yang kita geluti, hal pertama yang harus di perhatikan ketika menggeluti bidang tersebut adalah rasa cinta kita terhadap bidang itu, karena rasa cinta itu akan sangat berpengaruh bagi diri kita dalam membentuk dan menentukan sikap, cara pandang, pola pikir, komitmen serta karakter kita dalam menjalani bidang yang kita geluti tersebut.

Memang dalam kehidupan terkadang bidang yang kita geluti tidak sesuai dengan “Passion” kita, namun ketika bidang tersebut sudah dalam gelutan kita mau tidak mau kita harus tetap bersikap professional terhadap bidang itu.

Apa itu professional ?? dalam pandangan saya, professional secara filosofis saya artikan sebagai sebuah kondisi dimana kita dapat menyerahkan sepenuh hati kita terhadap bidang yang kita geluti, dengan menyerahkan sepenuh hati kita, maka dalam kondisi dan situasi apapun kita akan selalu mampu memberikan yang terbaik terhadap bidang yang kita geluti tersebut.

Tidak akan ada gairah di dalam hidup bila kita tidak melakukan hal yang kita cintai” maka hal yang pertama harus dilakukan ketika menekuni atau menggeluti suatu bidang adalah kita harus mencintai bidang tersebut terlebih dahulu, dengan mencintai bidang yang kita geluti tersebut maka apapun yang berkaitan dengan bidang tersebut akan membuat kita bergairah.

Seperti layaknya cinta sepasang manusia yang bisa saja timbul sejak pandangan pertama atau mungkin karena suatu keadaan yang terus menerus (witing tresno jalaran soko kulino) rasa cinta terhadap bidang yang kita geluti mungkin bisa terjadi sejak pertama kali kita menggelutinya atau mungkin karena suatu proses dalam menggeluti bidang tersebut.

Artinya mencintai bidang yang kita geluti adalah hal yang !WAJIB !! karena dengan cinta itulah yang membuat diri kita bergairah dan cinta itulah yang akan membuat kita mampu memberikan yang terbaik terhadap bidang yang kita geluti, sehingga seberat apapun beban yang ada di dalam bidang yang kita geluti akan terasa membahagiakan ketika kita menjalaninya.

Begitu pun juga dengan diri saya, sejak pertama kali saya menginjakkan kaki di fakultas hukum Universitas Islam Sultan Agung (UNISSULA), sejak saat itu pula saya menyerahkan sepenuh hati saya terhadap ilmu yang saya geluti yaitu ilmu hukum, itu adalah komitmen saya.

Karena “SAYA BELAJAR DENGAN HATI” artinya saya menuntut ilmu di bidang hukum ini dengan sepenuh hati dan sepenuh rasa cinta saya terhadap ilmu hukum dan dengan mencintainya membuat saya selalu ingin mengenal ilmu hukum lebih dekat dan lebih dalam.

Lebih dekat artinya, saya ingin mengetahui segala sesuatu yang ada di dalam ilmu hukum secara lebih komprehensif, sehingga hal tersebut mendorong saya untuk selalu menggali dan mencari berbagai informasi serta penghetahuan di bidang hukum dari berbagai sumber (buku ,internet dll).

Lebih dalam artinya saya ingin menghetahui seluk beluk di dalam bidang hukum secara luas dan utuh, hal itu mendorong saya untuk selalu memperluas penghetahuan dan wawasan saya di bidang hukum, selain belajar dari apa yang diajarkan oleh dosen, saya juga sering menambah wawasan dan penghetahuan saya di bidang hukum di luar apa yang di ajarkan oleh dosen.

Karena bagi saya pribadi, untuk mengenal lebih dalam tentang hukum, ilmu dari dosen saja tidak akan pernah cukup, karena itu kita harus rajin menggali dan memperluas wawasan dan penghetahuan kita di bidang hukum itu sendiri, karena tidak mungkin semuanya diajarkan seluruhnya oleh dosen.

Disinilah peran cinta akan berbicara, dimana orang yang tidak mencintai ilmu hukum itu akan terasa malas ataupun bosan ketika mencoba mengenal lebih dalam tentang hukum, sedangkan orang yang mencintai ilmu hukum dengan sendirinya akan selalu terdorong untuk menambah dan memperluas wawasan serta penghetahuan mereka di bidang hukum, meskipun keduanya sama-sama menggeluti bidang hukum akan tetapi "Rasa cinta" yang akan menjadi pembeda dari sikap, pola pikir dan karakter mereka

Memberikan sepenuh hati dan 100% komitmen terhadap bidang yang saya geluti sudah mendarah daging dalam diri saya dan etos seperti itu akan terus ada dan saya bawa kemanapun saya pergi, karena saya yakin bahwa bidang yang saya geluti sekarang (hukum) akan mampu menjadi wadah bagi saya untuk berbuat sesuatu di masa mendatang serta mampu memberikan sesuatu bagi saya suatu saat nanti.

Komitmen dan prinsip dasar yang saya pegang teguh sejak pertama kali menimba ilmu di Fakultas Hukum adalah bahwa hukum harus menjadi wadah bagi saya untuk berbuat sesuatu (kontributif) baik secara sosial maupun akademis keilmuan, sebaliknya hukum juga harus memberikan sesuatu bagi kehidupan saya, dalam hal ini terkait kepuasan batin dan materil.

Saya selalu yakin akan selalu ada jalan saat kita berusaha dengan sekuat tenaga dan Selalu ada keajaiban saat kita berusaha dengan sepenuh hati.   

Akhir sekali, saya tidak sedang ingin berkata bahwa saya memiliki wawasan dan penghetahuan di bidang hukum yang luas karena akan terlalu berlebihan jika saya mengatakan demikian akan tetapi setidaknya saya selalu berusaha untuk mengenal lebih jauh dan lebih dalam tentang ilmu hukum ini dengan sepenuh hati  dan sepenuh rasa cinta saya. Karena sekali lagi “SAYA BELAJAR DENGAN HATI”




"KETIKA KITA MAMPU MEMBERIKAN SEPENUH HATI KITA TERHADAP SESUATU BIDANG , MAKA APAPUN YANG BERKAITAN DENGAN BIDANG TERSEBUT AKAN MEMBUAT KITA SELALU BERGAIRAH"




SEKIAN

Jumat, 04 September 2015

PERBEDAAN ADALAH KEKUATAN



Pradikta andi alvat adalah Pradikta andi alvat sebuah pribadi yang mungkin hanya bisa di mengerti oleh Pradikta andi alvat itu sendiri ,tak lebih dan tak kurang karena yang paling mengerti diri saya seutuhnya adalah saya sendiri bukan orang lain (teman , keluarga ataupun yang lainnya)


Sebagai sebuah pribadi sejujurnya saya adalah tipe orang yang sedikit tertutup , bukan tertutup tehadap pergaulan dan interaksi dunia luar , namun apa yang saya maksud sebagai pribadi yang sedikit tertutup disini adalah saya tipe manusia yang jarang bercerita atau berbagi rasa (curhat) terhadap orang lain mengenai segala permasalahan yang saya hadapi dalam hidup ini.


Selama permasalahan yang saya hadapi masih bisa saya selesaikan sendiri maka saya tidak akan meminta pendapat atau saran dari orang lain untuk membantu menyelesaiakannya , namun ketika permasalahan yang saya hadapi terasa sangat sulit untuk dipecahkan atau menemui jalan buntu barulah saya akan meminta pendapat atau saran kepada teman ataupun keluarga.


Hal tersebut saya lakukan semata-mata agar diri saya terlatih untuk menghadapi dan memecahkan permasalahan yang saya hadapi secara mandiri , sehingga hal tersebut mendorong saya untuk mampu  berpikir secara cepat ,logis dan kreatif untuk menyelesaikan atau menemukan jalan keluar terhadap segala permasalahan hidup yang saya hadapi.


saya menganggap saran ataupun pendapat orang lain sebagai “ultimum remedium” (obat yang terakhir) , yang baru saya butuhkan ketika saya benar-benar tidak mampu untuk menyelesaikan atau menemukan jalan keluar terhadap segala permasalahan hidup yang saya hadapi.


Namun itu hanya berlaku terhadap permasalahan saya sendiri , ketika saya bekerja sebagai sebuah tim maka saya akan selalu membutuhkan saran atau pendapat dari rekan setim , karena perpaduan ide saran atau pendapat dari para individu dalam suatu tim tentu akan lebih menghasilkan hasil yang lebih baik.


Dengan kepribadian yang sedikit tertutup , membuat orang-orang di sekitar saya (keluarga dan teman saya ) tidak begitu mengenal  karakter dan kepribadian saya yang sesungguhnya , maka dari itu salah satu  tujuan saya membuat blog pribadi adalah agar orang-orang di sekitar saya  dapat menghetahui kepribadian dan karakter saya yang sesungguhnya.


Dalam bio twitter saya , saya  mengatakan demikian “pengen kenal saya lebih jauh ,kunjungi pradiktaandialvat.blogspot.com” jadi bagi anda yang ingin mengenal diri Saya lebih jauh , tinggal mengunjungi blog pribadi saya saja hehehe.


Sebagai pribadi terkadang saya melakukan dan menyukai hal-hal yang kurang lazim di lakukan atau disukai oleh orang yang seumuran dengan saya , hal-hal tersebut di antaranya :


1.saya menyukai hal-hal yang berafiliasi dengan dunia pemerintahan,politik,hukum,dan sejarah,


2.saya tidak suka dengan hal-hal yang bersifat keramaian dan kerumunan seperti pameran ,karnaval ,konser musik dll ,oleh sebab itu saya hampir tidak pernah menyaksikan even seperti rembang expo , karnaval , ataupun festival thong-thonglek di kota saya , karena even-even tersebut adalah even yang bersifat keramaian dan kerumunan


3.saya menggemari sinema mahabarata serta tayangan televisi yang bertema kan politik,hukum,pemerintahan ,travelling dan kuliner
  

4. Saya mempunyai hobby menulis dan membaca.



Saya yakin hal-hal yang saya suka dan saya lakukan tersebut mungkin tidak banyak di gemari atau di lakukan  oleh orang – orang yang seumuran dengan saya ,mungkin sebagian besar orang yang seumuran dengan saya menyukai dan melakukan hal-hal yang 180 derajat berbeda dengan hal-hal yang saya lakukan dan saya sukai tersebut.


lalu mengapa saya melakukan dan menyukai hal-hal yang sedikit kurang lazim di sukai dan di lakukan oleh orang-orang yang seumuran dengan saya ??? hal tersebut di sebabkan oleh karunia tuhan yang memberikan saya karunia berupa “selera” yang sedikit berbeda dari pada selera umumnya orang yang seumuran dengan saya.


Lantas apakah saya minder atau malu dengan “selera” saya yang sedikit berbeda tersebut???? , jawabannya tentu saja tidak !! , karena saya selalu berpandangan bahwa karunia tuhan tidak pernah ada yang sia-sia dan karunia tuhan (‘’selera”) tersebut saya anggap sebagai sebuah anugrah dan keunggulan pada  diri saya.


Dengan menyukai hal –hal berafiliasi dengan dunia pemerintahan,politik,hukum dan sejarah tentu saja membuat saya senantiasa  mencari dan menggali berbagai penghetahuan maupun informasi mengenai hal-hal tersebut dari berbagai sumber (buku ,internet dll.) dan hal itu membuat saya memiliki penghetahuan yang cukup memadai di bidang-bidang tersebut dan saya tidak akan pernah berhenti untuk terus menambah wawasan dan pengetahuan di bidang bidang tersebut maupun di bidang lainnya Dan tentu saja hal tersebut sangat berguna terhadap masa depan saya nanti , mengingat saya juga menimba ilmu di bidang hukum yang membutuhkan penghetahuan yang luas terhadap bidang-bidang lain di sekitar hukum seperti politik dan pemerintahan.


Dan dengan mempunyai hoby menulis dan membaca selain membuat saya mempunyai wawasan yang memadai , juga membuat diri saya mendapatkan banyak informasi serta referensi mengenai berbagai hal yang sangat berguna bagi kehidupan saya sekarang maupun nanti.


Oleh karena itu “selera” yang sedikit berbeda tersebut saya anggap sebagai sebuah keunggulan ,karena orang yang tidak suka dan tidak melakukan hal-hal yang saya suka dan saya lakukan  tentu saja tidak akan mempunyai penghetahuan dan wawasan yang luas di bidang-bidang yang saya suka dan saya lakukan tersebut. sesederhana itu  bukan ?? 


disini saya tidak sedang ingin menyombongkan diri atau meremehkan orang lain , mengingat meremehkan orang lain adalah salah satu hal yang paling saya hindari dalam menjalani kehidupan ini , akan tetapi disini saya hanya ingin menyampaikan ketentuan "hukum alam" bahwa seseorang yang belajar tentu saja lebih mengerti dari pada seseorang yang tidak belajar 


Maka dari itu ‘’PERBEDAAN TERSEBUT SAYA ANGGAP SEBAGAI SEBUAH KEKUATAN BAGI DIRI SAYA” kekuatan yang berasal dari karunia tuhan berupa "selera" yang sedikit berbeda !!


Benang merah dari semua hal yang saya sampaikan di atas adalah bahwa terkadang di dalam hidup ini warna kehidupan yang kita sukai dan kita lakukan mungkin sedikit berbeda dari kebanyakan orang pada umumnya , akan tetapi terkadang kita tidak menyadari bahwa sesungguhnya perbedaan  tersebut adalah sebuah keunggulan dan kekuatan bagi diri kita.   




"KARENA SEJATINYA HIDUP ADALAH TENTANG BAGAIMANA CARA KITA DALAM MEMAKSIMALKAN KELEBIHAN YANG KITA MILIKI SERTA BAGAIMANA CARA KITA DALAM MEMINIMALISIR KEKURANGAN YANG ADA DI DALAM DIRI KITA UNTUK MENCAPAI TUJUAN HIDUP KITA MASING-MASING"





SELESAI…..