Saya pribadi yang menyukai tantangan dan espektasi dengan standar yang tinggi (karir dan pencapaian), saya selalu berhasrat sampai pada puncak. Hal tersebut menjadi stimulan yang mendorong saya memiliki gairah membara dan motivasi yang tinggi dalam menjalani hidup. Hidup tanpa tantangan dan mimpi yang tinggi bagai seekor burung tanpa sayap. Satu hal lagi: Istri dan keluarga adalah segalanya dalam hidup saya.
Selasa, 21 November 2017
PUISI : NESTAPA IBU PERTIWI
Negara ini didirikan dengan peluh keringat, tetesan darah dan sabung nyawa. Merdeka karena perjuangan dan pengorbanan.
Indonesia adalah warisan leluhur, harus dirawat dengan nasionalisme, moralitas dan roh bhineka tunggal Ika.
Namun apa daya, nestapa kini tengah melanda ibu pertiwi, korupsi merajalela, dekadensi moral pemimpin, sumbu perpecahan dan jeritan kemiskinan masih membelenggu kehidupan bangsa.
Awan gelap nan tebal seakan enggan beranjak dari langit pertiwi, menggoreskan senja pilu di wajah cakrawala.
Nasionalisme, moralitas dan roh bhineka tunggal Ika itu telah berada di titik nadir, ego pribadi menguasai nafsu, membutakan nurani.
Romantisme bernegara yang dirajut para pendahulu telah dicemari dengan murka dan benci. Menyajikan nuansa keji.
Pemimpin sibuk berebut kekuasaan, melupakan janji, rakyat saling sikut demi sesuap nasi.
Cita-cita reformasi telah dirusak orang-orang tak punya malu, tanpa jiwa manusiawi.
Mimpi indah tentang demokrasi pun terhanyut tirani.
Ketidakadilan dan ketimpangan merongrong kewibawaan bangsa.
Membawa karangan bunga kamboja tanda duka.
Akankah datang sesosok malaikat tak bersayap penghapus segala nestapa, penyelamat ibu pertiwi.
Bersiaplah generasi ........
Sabtu, 18 November 2017
PUISI : HUJAN
Hujan datang membawa pesan akan besarnya kasih tuhan, keceriaan dan kegembiraan serangkai mewarnai kehidupan.
Setiap rintik hujan adalah buih-buih rindu, menyejukkan jiwa, mengenyahkan pikiran dan menentramkan raga.
Hujan ....... bawalah pesan rindu ku padanya, katakan bahwa aku sangat merindukannya, mencintainya serta mendambakannya.
Katakanlah bahwa separuh jiwa ku adalah jiwanya, separuh hati ku adalah hatinya dan separuh jantung ku adalah jantungnya.
Katakanlah bahwa hidupku tak kan lengkap tanpa kehadirannya, hari-hari ku kan terasa sepi tanpa senyumannya.
Hujan ..... di setiap engkau turun membasahi jendela kamar ku, ku yakin jendela kamarnya pun sedang di basahi oleh mu.
Mungkin begitulah cara mu mengirimkan pesan rindu ku padanya.
Hujan ..... ketika langit nampak cerah dan matahari tersenyum dengan riang aku pun merindukan mu
Seperti halnya merindukan dia.
Rabu, 15 November 2017
MENJAGA KESEHATAN ADALAH ASET
" Menjaga kesehatan sedari dini adalah aset berharga bagi masa depan diri kita dan orang-orang yang kita cintai, karena kesehatan adalah sumber kebahagiaan "
Kesehatan adalah salah satu aspek terpenting dan vital dalam hidup, sebagai modal utama bagi kita untuk menjalani aktivitas sehari-hari, jika kita sehat tentunya segala aktivitas akan dapat kita kerjakan dengan maksimal, dan sebaliknya jika kita tidak sehat ( sakit ) maka kita tidak akan mampu beraktivitas secara optimal.
Kesehatan adalah modal bagi setiap orang untuk hidup produktif, apapun status atau pekerjaan kita, baik pelajar, mahasiswa, seniman, atlet, pegawai kantor, petani, pedagang ataupun pekerjaan lainnya, kesehatan sangatlah penting untuk menunjang kinerja kita, dengan kesehatan, energi dan potensi yang ada dalam diri kita akan dapat kita maksimalkan, sehingga memungkinkan kita untuk hidup lebih produktif.
Kesehatan adalah modal bagi kebahagiaan hidup, sehat memungkinkan kita untuk bisa menikmati waktu-waktu senggang bersama orang-orang yang kita cintai, sehat memungkinkan kita untuk bisa melakukan aktivitas yang menjadi kegemaran kita, sehat membuat kita bisa menikmati hasil jerih payah dari pekerjaan yang telah kita kerjakan, sehingga kebahagiaan hidup pun akan dapat kita rasakan.
Sebaliknya jika kita sakit maka waktu yang kita miliki akan dihabiskan untuk urusan berobat, berobat dan berobat, hal itu membuat kondisi psikologis kita maupun keluarga kita tentunya akan terganggu. Lagi pula jika kita sakit tentunya akan ada batas-batas yang membatasi ruang gerak kita seperti tidak boleh makan ini, tidak boleh aktivitas itu dan lainnya. hal itu otomatis akan mengurangi tingkat kebahagiaan hidup kita.
Oleh karena itu, menjaga kesehatan sejak dini adalah hal penting, menjaga kesehatan ibarat aset bagi kehidupan kita, pola hidup yang kita terapkan saat ini akan kita petik dimasa depan, maka dari itu, semakin sehat pola hidup yang kita terapkan saat ini tentunya akan lebih positif untuk menunjang kesehatan kita baik di masa sekarang maupun di masa yang akan datang.
Dalam hidup saya sendiri, saya pun terbiasa menerapkan pola hidup sehat, meskipun dalam beberapa kesempatan terkadang sesekali sedikit lepas kendali ( namun dalam skala dan intensitas yang wajar dan terkontrol ), dan berikut beberapa pola hidup sehat yang saya terapkan dalam kehidupan saya, yang barangkali bisa menjadi bahan referensi bagi anda yang ingin menerapkan pola hidup sehat :
1.makan makanan bergizi dan higienis
Makanan bergizi artinya adalah makanan yang mengandung zat-zat yang diperlukan oleh tubuh seperti protein, karbohidrat, vitamin, lemak, dan mineral, protein dapat kita peroleh dari daging, tahu , telur, tempe dll, karbohidrat dapat kita peroleh dari nasi, roti, sagu atau singkong, lemak dapat kita peroleh dari daging sapi, daging kambing maupun daging ayam, mineral dan vitamin dapat kita peroleh dari buah-buahan dan aneka sayuran hijau.
Selain faktor gizi, hal yang perlu diperhatikan dalam mengkonsumsi suatu makanan adalah bagaimana tingkat kebersihan atau kehigienisan dari makanan tersebut, karena makanan bergizi pun kalau tidak higienis tentunya akan berbahaya bagi tubuh.
2.banyak minum air putih
menurut praktisi kesehatan, idealnya dalam sehari manusia minimal minum air putih sebanyak 2 liter ( 8 gelas sehari ), hal ini menjadi penting karena dua pertiga tubuh kita adalah air, dengan minum air yang cukup kita akan terhindar dari dehidrasi sehingga membuat kita bisa memaksimalkan tenaga dan kinerja tubuh kita. Selain itu, mengkonsumsi air yang cukup memungkinkan tubuh kita untuk membuang zat-zat beracun melalui urin.
Dalam sehari biasanya saya minum air putih antara 8 - 11 gelas.
3.olahraga teratur
olahraga teratur adalah salah satu hal penting untuk menjaga kesehatan kita, olahraga teratur dapat membuat sirkulasi dan aliran darah dalam tubuh kita berjalan lancar sekaligus bisa membakar lemak jahat yang berbahaya bagi tubuh.
Dalam seminggu, saya cukup rutin berolahraga seperti jogging kecil, bermain futsal ataupun berenang. Semua itu saya lakukan sebagai usaha untuk menjaga kesehatan sekaligus menyalurkan hobi, karena kebetulan saya termasuk pribadi yang gemar berolahraga.
4.mengurangi makanan dan minuman manis
Makanan atau minuman yang mengandung glukosa tinggi tentu sangat berbahaya bagi tubuh karena hal tersebut dapat memicu obesitas sekaligus sebagai bibit timbulnya penyakit-penyakit kronis seperti diabetes dan jantung, oleh karena itu saya selalu mengatur asupan gula dalam tubuh saya agar tidak berlebih, diantaranya dengan cara meminimalisir mengkonsumsi makanan dan minuman manis seperti kue manis, karamel atau minuman kaleng bersoda, saya sendiri lebih suka mengkonsumsi minuman tawar seperti kopi tanpa gula atau teh tanpa gula.
5.istirahat cukup
Tubuh juga membutuhkan istirahat untuk memperbaiki sel-sel tubuh yang rusak dan untuk me-recharge tenaga yang terkuras, oleh karenanya istirahat yang cukup adalah hal penting untuk membuat tubuh kita menjadi lebih sehat dan lebih bugar, tidur yang cukup dan berkualitas adalah kunci untuk dapat membuat kita lebih sehat dan bugar.
Dalam sehari saya alokasikan waktu antara 6-8 jam untuk tidur.
6.beribadah, bergaul dan melakukan aktifitas kegemaran ( hobi )
Kesehatan batin akan sangat mempengaruhi kesehatan badan kita, oleh karenanya menjadi penting bagi kita untuk melakukan suatu aktivitas yang dapat membuat batin kita bahagia dan tenteram seperti rajin beribadah (mendekatkan dir dengan Tuhan ), bergaul dengan teman-teman kita maupun melakukan hobi atau aktifitas kegemaran.
Dalam seminggu saya pun selalu meluangkan waktu untuk bergaul atau berkumpul bersama teman-teman saya serta tak lupa saya juga selalu meluangkan waktu untuk melakukan beberapa hobi saya seperti membaca, bermain futsal, menulis, bermain game, dan mendengarkan musik yang bahkan saya lakukan tiap hari.
7.mengurangi makanan cepat saji, junk food dan makanan berminyak
Makanan cepat saji, junk food ( makanan sampah atau minim gizi ) dan makanan berminyak adalah ketiga makanan yang perlu kita hindari karena ketiga makanan tersebut amat berbahaya bagi kesehatan kita jika kita konsumsi secara rutin, sehingga perlu bagi kita untuk mengurangi mengkonsumsi ketiga jenis makanan tersebut demi menjaga kesehatan kita.
Saya sendiri cukup jarang mengkonsumsi makanan cepat saji dan junk food, kecuali makanan berminyak yang memang masih sering saya konsumsi namun dalam batas dan skala yang terkontrol tentunya.
8.jangan merokok, minum minuman keras dan mengkonsumsi narkoba
Ketiga hal ( rokok, miras dan narkoba ) yang saya sebutkan diatas selain mengandung banyak mudharat disisi yang lain juga sangat berbahaya bagi kesehatan, rokok dapat menyebabkan berbagai penyakit kronis seperti jantung, kanker, impotensi dan gangguan janin, miras dan narkoba bisa merusak ginjal, paru-paru, jantung dan sistem syaraf, sehingga badan dan pikiran kita tidak bisa bekerja secara optimal, oleh karenanya sangat penting bagi kita untuk menghindari mengkonsumsi ketiga hal tersebut untuk menjaga kesehatan kita.
Itulah beberapa pola hidup sehat yang saya terapkan dalam kehidupan saya, menerapkan pola hidup sehat pada dasarnya adalah sebuah investasi atau aset bagi kita dikemudian hari, pola hidup sehat yang kita terapkan saat ini akan membuahkan keuntungan bagi diri kita di masa yang akan datang, oleh karenanya tidak akan pernah rugi jika kita menerapkan pola hidup sehat dalam kehidupan kita.
Menerapkan pola hidup sehat hanya akan membuat kita lebih sehat, lebih bugar, lebih produktif, lebih bahagia dan memungkinkan kita untuk bisa menikmati hidup lebih lama.
Selesai .....
Jumat, 10 November 2017
PUISI : KERINDUAN
Gerimis menerpa malam, berbaur kesunyian, menyajikan nuansa kerinduan akan hadirmu.
Sepi menyelimuti kalbu, mengusik sanubari, terbayang dalam angan, betapa teduh ayu mu.
Dingin menerkam raga, menyentuh jiwa, menyelipkan segenggam hasrat ingin berjumpa.
Angin berhembus pelan, menyapa sepi, berbalut rindu akan kasih mu.
Dingin, sepi dan sunyi yang menghiasi malam ini, seakan menjadi saksi bisu betapa bayang dan sosok mu tak pernah lepas dalam ingatan.
Raut wajah nan ayu, gerak-gerik lemah gemulai, dan tatapan mata yang meluluhkan jiwa, begitulah sekilas sosok mu yang senantiasa menari-nari, menghiasi khayal ku.
Engkau telah menyeruak dalam darah, detak jantung dan emosi ku.
Menetap dalam hati dan pikiran ku, abadi disana selamanya.
Kiranya takdir dan waktu segera mempertemukan kita. Karena hanya itulah obat bagi gelora rindu yang menggerogoti jiwa
semoga siksa kerinduan ini segera usai .....
Kamis, 09 November 2017
SELAMAT HARI PAHLAWAN
" Menjadi pahlawan dalam konteks yang paling sederhana adalah menjadi pahlawan bagi diri kita sendiri dan orang-orang yang kita cintai "
Esensi dasar dari sifat kepahlawanan adalah semangat pantang menyerah, jiwa rela berkorban dan senantiasa gigih berjuang untuk kemaslahatan masyarakat.
Para pahlawan pendahulu kita telah membuktikan bahwasanya semangat pantang menyerah, jiwa rela berkorban baik harta ataupun nyawa, dan perjuangan tanpa kenal lelah adalah modal pokok untuk meraih sebuah kemerdekaan dan keberhasilan.
Oleh karenanya, nilai-nilai luhur yang dimiliki oleh para pahlawan tersebut hendaknya patut kita teladani dan kita implementasikan dalam kehidupan kita sehari-hari, tidak harus dengan skala yang besar seperti halnya yang dilakukan oleh para pahlawan pendahulu kita, namun cukup dengan cara yang sederhana yakni melakukan hal-hal kecil positif yang didasari dengan niat yang baik dan dilakukan secara rutin.
Karena melakukan hal-hal kecil positif dengan didasari niat yang baik dan dilakukan secara rutin seringkali mampu melahirkan sesuatu hal yang besar dikemudian hari, yang pada akhirnya mampu memberikan suatu manfaat dan kemaslahatan bagi masyarakat.
Dalam konteks yang lebih sederhana menjadi pahlawan dapat kita lakukan dengan menjadi pahlawan bagi diri kita sendiri dan orang-orang yang kita cintai. Dengan cara apa ?
Menjadi pahlawan bagi diri kita sendiri dapat kita lakukan dengan berjuang dan selalu memberikan upaya terbaik untuk meraih tujuan atau mendapatkan apa yang kita cita-citakan, dengan senantiasa memberikan yang terbaik untuk meraih tujuan atau cita-cita hidup kita pada dasarnya telah membawa kita menjadi pahlawan bagi diri kita sendiri.
Sedangkan menjadi pahlawan bagi orang-orang yang kita cintai pada dasarnya dapat kita lakukan dengan selalu berusaha memberikan yang terbaik demi kebahagiaan mereka, bekerja sepenuh hati (mencari nafkah), menuntut ilmu tanpa jemu, dan menghindari sesuatu hal yang dapat membuat mereka kecewa adalah beberapa hal yang dapat kita lakukan untuk menjadi pahlawan bagi orang-orang yang kita cintai.
Dalam konteks kehidupan berbangsa dan bernegara menjadi pahlawan secara sederhana dapat kita lakukan dengan melakukan upaya bela negara, yang mana hal tersebut merupakan hak sekaligus kewajiban bagi setiap warga negara sebagaimana ketentuan pasal 27 ayat 3 Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945
Menurut pasal 9 ayat 1 Undang-Undang nomor 3 tahun 2002 tentang pertahanan negara, upaya bela negara adalah sikap dan perilaku warga negara yang dijiwai kecintaannya terhadap negara kesatuan republik Indonesia berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia 1945 demi kelangsungan hidup bangsa dan negara.
Selanjutnya menurut pasal 9 ayat 2 undang-undang pertahanan negara, bentuk upaya bela negara dapat digolongkan ke dalam 4 hal yakni pendidikan kewarganegaraan, pelatihan dasar kemiliteran, pengabdian sebagai anggota TNI dan pengabdian kepada profesi.
Dilihat dari 4 bentuk upaya bela negara diatas, secara lebih sederhana melakukan pengabdian terhadap profesi yang kita geluti adalah hal mudah yang dapat kita lakukan sebagai bentuk sumbangsih kita terhadap bangsa dan negara yang kita cintai ini, sekaligus sebagai sarana untuk melakukan upaya bela negara.
Pengabdian terhadap profesi yang kita geluti dapat dimaknai dengan selalu memberikan yang terbaik, bersikap profesional, senantiasa menjunjung tinggi segala koridor peraturan atau kode etik yang menjadi landasan tugas serta mematuhi segala norma-norma kepatutan dalam masyarakat.
Dengan melakukan pengabdian profesi (upaya bela negara), pada dasarnya kita telah menjadi pahlawan bagi bangsa dan negara ini meskipun dalam arti dan skala yang sangat kecil, sederhana serta non formal.
Akan tetapi jika hal tersebut mampu dilakukan oleh setiap anak bangsa yang tentunya memiliki beragam pekerjaan atau profesi, tidak menutup kemungkinan hal-hal kecil tersebut akan memberikan sesuatu hal atau sumbangsih yang besar bagi kemajuan, kesejahteraan dan kemaslahatan negara ini.
Apa yang saya tekankan disini adalah bahwa setiap orang pada dasarnya bisa dan berhak untuk menjadi pahlawan, setidaknya bisa menjadi pahlawan bagi dirinya sendiri dan orang-orang yang mereka cintai, kemudian menjadi pahlawan tidak harus menunggu untuk melakukan hal-hal yang besar dan luar biasa, cukup dengan melakukan hal-hal kecil positif yang didasari niat baik dan dilakukan secara rutin maka kita sudah bisa menjadi pahlawan meskipun dalam arti dan skala yang kecil dan sederhana.
kemudian saya tekankan kembali dalam konteks yang lebih luas yakni dalam kehidupan berbangsa dan bernegara menjadi pahlawan secara sederhana dapat dilakukan dengan melakukan upaya bela negara, yang salah satu caranya adalah lewat jalur pengabdian terhadap profesi atau pekerjaan yang kita geluti masing-masing. Artinya apapun profesi atau pekerjaan kita, selama kita selalu memberikan yang terbaik, bersikap profesional dan taat kepada hukum maupun norma kepatutan dalam masyarakat maka kita juga merupakan seorang pahlawan baik pahlawan bagi diri kita sendiri, pahlawan bagi orang-orang yang kita cintai maupun pahlawan bagi bangsa dan negara ini walaupun dalam skala yang sangat kecil.
Dan akhir sekali, karena hari ini bertepatan dengan hari pahlawan, maka saya ingin mengucapkan selamat hari pahlawan, semoga arwah para pahlawan pendahulu kita diterima di sisi-NYA dan semoga spirit serta nilai-nilai luhur yang dimiliki oleh para pahlawan pendahulu kita senantiasa tertanam dalam hati, jiwa dan sanubari kita.
- selesai -
Rabu, 08 November 2017
ILMU DAN AMAL
*Bus Sinar Mandiri ( Semarang - Rembang )
Saya tengah mengalami kejenuhan siang ini, lantaran bus yang saya tumpangi terjebak macet yang cukup lama di daerah demak, oleh karenanya, saya pun berinisiatif untuk mencari suatu akvitas guna mereduksi rasa jenuh saya tersebut.
Satu-satunya hal yang agak menyenangkan dari kondisi saat ini adalah karena bus yang saya tumpangi dilengkapi oleh pendingin ruangan ( AC ) serta lantunan musik yang terus berdendang. Dengan adanya AC membuat udara di dalam bus menjadi sejuk dan tidak gerah.
Dalam situasi dan kondisi seperti saat ini bermain media sosial tentunya adalah salah satu pilihan bijak bukan ?, maka dari itu akun - akun media sosial yang saya miliki pun saya buka satu persatu, dari Instagram, Twitter, WhatsApp hingga BBM tak luput dari jamahan saya hehehe.
Akan tetapi setelah membuka satu persatu akun media sosial yang saya miliki tersebut kejenuhan yang menghinggapi diri saya tak kunjung reda, mengingat bus yang saya tumpangi masih terjebak dalam padatnya kemacetan. Saya pun kembali berpikir kira-kira aktivitas apa yang bisa membunuh rasa jenuh ini Hmm .....
Tak lama kemudian, akhirnya terlintas dibenak saya untuk melakukan salah satu aktivitas kegemaran (hobby) saya yaitu menulis, Hmm iyaa menulis mungkin pilihan paling tepat untuk membunuh rasa jenuh saya saat ini, gumam saya dalam hati.
Kebetulan saya memiliki sebuah uneg-uneg dalam pikiran yang ingin saya tuangkan menjadi sebuah tulisan atau artikel di blog pribadi saya, uneg-uneg itu sendiri berkaitan erat dengan salah satu prinsip dalam hidup saya, yakni ilmu dan amal.
Pernahkah anda merasa kurang atas sesuatu hal dalam hidup anda ??? saya rasa sebagian besar orang pasti pernah mengalaminya, mungkin merasa kurang harta, mungkin merasa kurang jabatan, mungkin merasa kurang kasih sayang, mungkin merasa kurang ilmu, mungkin merasa kurang cantik, merasa kurang tampan ataupun lainnya.
Lalu jika ada pertanyaan apakah rasa kurang terhadap sesuatu itu adalah hal yang negatif ??? Maka saya akan menjawab tidak !!!, Mengapa tidak ???, Karena tak selamanya merasa kurang akan sesuatu hal itu mengandung nuansa yang negatif, bisa juga positif sebaliknya rasa cukup terhadap sesuatu hal tak selamanya juga mengandung makna yang positif, bisa juga negatif.
Dalam hidup saya sendiri, saya akan merasa selalu kurang hanya terhadap dua hal saja yakni ilmu dan amal, bagi saya pribadi jikalau seseorang itu masih hidup di dunia maka pantang baginya untuk merasa cukup akan ilmu maupun amal yang telah dimilikinya, merasa sudah cukup akan kedua hal tersebut akan membuat diri kita menjadi pribadi yang bodoh dan sombong. Mengapa demikian ???
jika seseorang telah merasa cukup akan ilmu yang dimilikinya maka dia akan menjadi orang yang bodoh, merasa cukup akan ilmu akan membuat dia menjadi enggan untuk belajar dan menambah ilmunya. Sehingga kebodohan pun otomatis akan menghinggapi dirinya, orang yang pandai pada hakikatnya adalah orang yang senantiasa belajar untuk menambah ilmu dan pengetahuannya serta tak pernah puas akan ilmu ataupun penghetahuan yang telah dimilikinya, dia hanya akan berhenti belajar jikalau maut telah menjemput.
Kemudian merasa cukup akan amal yang telah kita lakukan ( perbuat ) pada dasarnya bisa membuat diri kita menjadi orang yang sombong, merasa cukup akan amal yang telah kita perbuat akan membuat kita merasa menjadi orang yang sempurna sehingga membuat kita enggan untuk berbuat kebaikan dan kebenaran lagi, hal ini tentunya menjadi sebuah kerugian besar, mengingat Tuhan pun menyuruh kita untuk senantiasa berlomba-lomba dalam kebaikan ( mencari amal ) di dunia ini sebagai bekal kita di akhirat kelak.
Lebih jauh lagi, pada hakikatnya untuk dapat beramal maka sejatinya kita harus memiliki ilmu terlebih dahulu, bagaimana mungkin kita bisa beramal secara benar tanpa dilandasi oleh ilmu ? , oleh karenanya merasa kurang ataupun cukup akan ilmu tentu akan berkonsekuensi dengan amalan yang kita perbuat.
Namun tak selamanya merasa kurang akan sesuatu hal itu bernuansa positif, seperti halnya merasa kurang akan ilmu dan amal, bahkan menurut hemat saya sifat merasa kurang itu hanya bernuansa positif jikalau rasa kurang itu dihadapkan pada perkara ilmu dan amal saja, jika merasa kurang selain dua hal itu pastilah itu mengandung nuansa yang negatif.
Seperti merasa kurang akan harta akan membuat diri kita menjadi orang yang serakah, merasa kurang akan jabatan yang kita capai akan membuat diri kita menjadi orang yang tamak, merasa kurang akan kasih sayang membuat diri kita merasa menderita, merasa kurang cantik atau tampan akan membuat diri kita minder dan hilang rasa kepercayaan diri.
Oleh karenanya, didalam hidup merasalah untuk selalu kurang hanya dalam dua perkara saja yaitu ilmu dan amal, senantiasa merasa kurang akan keduanya akan membuat kita menjadi orang yang pandai dan taqwa, sedangkan sudah merasa cukup akan keduanya hanya akan membuat diri kita menjadi orang yang bodoh dan sombong.
Selalu merasa kurang atau haus akan ilmu akan membuat diri kita senantiasa semangat untuk belajar guna menambah ilmu dan penghetahuan kita, dan semangat inilah yang pada akhirnya akan membawa kita untuk memiliki sebuah kepribadian yang cerdas, pandai dan bijaksana.
Di sisi lain, selalu merasa kurang akan amal akan membuat diri kita takut pada Tuhan sehingga jiwa dan hati kita akan terpanggil untuk senantiasa berlomba-lomba dalam kebaikan, menambah amalan, mentaati segala perintah serta menjauhi larangan-larangan-NYA ( taqwa).
Oleh karena itu, merasa kurang akan ilmu dan amal adalah sesuatu hal yang positif, senantiasa merasa kurang akan keduanya akan menjauhkan kita dari kebodohan dan kesombongan serta mendekatkan kita dengan kepandaian, kebijaksanaan serta ketaqwaan.
Selesai ......
Senin, 06 November 2017
PERKEMBANGAN DAN PERAN SUPORTER SEPAKBOLA INDONESIA
Salah satu keunggulan sepakbola Indonesia yang patut dibanggakan adalah dalam aspek fanatisme suporter, tak perlu diragukan lagi, antusiasme masyarakat Indonesia terhadap sepakbola memang begitu luar biasa.
Sepakbola sudah mengakar begitu kuat dalam realitas kehidupan sosial masyarakat Indonesia, bahkan boleh dibilang sepakbola dalam hal ini adalah klub telah menjadi semacam kebanggaan atau identitas dari sebuah kota, sebut saja misalnya Persebaya yang menjadi identitas dari kota Surabaya, Arema yang menjadi identitas kota Malang atau bahkan bisa juga klub sepakbola menjadi identitas dari sebuah provinsi seperti halnya PSM Makassar yang menjadi identitas masyarakat Sulawesi Selatan, PSMS Medan yang menjadi identitas masyarakat Sumatera Utara atau Persib Bandung yang menjadi klub kesayangan mayoritas masyarakat Jawa barat.
Berbicara masalah fanatisme suporter maka tidak akan pernah bisa dilepaskan dari dinamika suporter itu sendiri, seiring dengan berkembangnya zaman dan globalisasi, kelompok suporter di Indonesia pun telah berkembang secara dinamis baik dari segi paradigma (pola pikir) maupun dari segi gaya (atribut).
Salah satu hal positif dalam perkembangan paradigma (pola pikir) suporter Indonesia adalah bahwa kini mereka telah menyadari, bahwa suporter sejatinya bukan hanya sekedar berperan sebagai pendukung (secara moril) namun juga berperan sebagai sumber pendapatan atau penyokong dana klub, agar klub bisa terus bernafas dalam kerasnya roda kompetisi.
Maka dari itu, para kelompok suporter di Indonesia saat ini bisa dibilang lebih tertib dalam hal membeli tiket pertandingan, mereka menganggap membeli tiket pertandingan adalah sebagai sebuah bentuk sumbangsih atau peran dari suporter untuk menyokong klub kebanggaannya, yakni dari sisi finansial, slogan "no ticket no game" pun mereka kenalkan.
Dari segi gaya, suporter Indonesia pun mengalami perkembangan yang cukup dinamis, baik itu dari sisi fashion maupun dari sisi kreatifitas, saat ini para kelompok suporter di Indonesa lebih tertarik untuk mengembangkan sisi kreatifitas dukungannya (chant, giant flag atau koreo) dari pada hanya sekedar menyanyikan lagu-lagu provokatif yang ditujukan kepada kelompok suporter tim lawan yang biasanya tersangkut rivalitas, maka dari itu kalimat-kalimat kotor seperti janc*k, as* atau Dib*unuh, saat ini hampir sangat jarang kita dengar dari sebuah jalannya pertandingan.
Menurut fajar Djunaedi dosen ilmu komunikasi UMY, seiring dengan berkembangnya zaman dan pengaruh globalisasi kelompok suporter di Indonesia saat ini berkembang menjadi 3 jenis, yakni mania, ultras dan hooligans, mania lebih condong kepada gaya suporter amerika latin yang bergaya sederhana namun militan, contohnya Bonek dan Aremania, ultras lebih condong kepada gaya suporter Italia dengan gaya modisnya, sedangkan hooligans condong kepada gaya suporter Inggris yang berdandan casual.
Suporter pada hakikatnya adalah pemilik klub, yakni pemilik klub dari aspek emosional atau ikatan psikologis yakni rasa memiliki atas dasar ikatan batin dan pikiran, maka dari itu rasa cinta sebuah kelompok suporter kepada klub kesayangannya tentu teramat besar, apapun akan mereka lakukan demi klub kesayangannya, dan oleh karenanya hasrat dan tujuan mereka tentunya adalah dari sisi prestasi.
Di sisi yang lain, mengingat klub sekarang adalah berbentuk badan hukum (PT), yang tentunya tujuannya adalah mencari keuntungan, pemilik klub dari aspek legal atau yuridis dalam hal ini adalah pemilik saham, justru terkadang lebih mengutamakan sisi bisnis atau komersil dari pada sisi prestasi, walaupun pada dasarnya prestasi sebuah klub tidak bisa kita nafikan akan berimbas pada sisi komersil klub itu sendiri. klub yang berprestasi dan terkenal tentunya lebih memiliki nilai komersil dari pada klub yang tidak berprestasi.
Menurut hemat saya, pada dasarnya ada 3 peran penting yang dimiliki oleh suporter yang mana 3 peran tersebut akan sangat mempengaruhi kondisi sebuah klub, baik kondisi psikologis, finansial ataupun teknis yakni :
1.Dukungan yang masif
Dukungan yang masif adalah peran yang dapat dilakukan oleh suporter untuk mengangkat moril dan kondisi psikologis tim kebanggaannya. Nyanyian, dukungan dan sorak-sorai suporter dalam mendukung klubnya akan membuat motivasi dan semangat seorang pemain maupun tim secara kolektif akan terangkat, sehingga mereka akan memiliki motivasi berlipat ganda untuk memberikan yang terbaik demi klub dan suporter yang telah mendukung mereka, maka dari itu salah satu kunci sebuah tim untuk dapat meraih kesuksesan adalah adanya dukungan suporter yang masif, baik di kandang maupun di luar kandang.
Selain itu, perilaku kelompok suporter juga dapat mempengaruhi kondisi psikologis sebuah klub, misalnya suporter berbuat ricuh sehingga klub disanksi untuk bertanding tanpa penonton, tentu hal ini akan sangat mempengaruhi kondisi psikologis para pemain yang harus bertanding tanpa dukungan suporter setianya. Maka dari itu suporter dituntut untuk dapat bersikap dan bertindak secara bijak dengan tidak melakukan hal-hal yang bisa merugikan klub kesayangannya.
2.mendukung keuangan klub.
Selain sponsor dan hak siar, sumber pendapatan klub yang bisa diandalkan tentunya adalah dari pemasukan tiket pertandingan oleh penonton dan suporter, disini paradigma pemikiran dari para suporter akan sangat mempengaruhi.
suporter yang menyadari bahwa peran mereka bukan hanya untuk sekedar memberikan dukungan moril namun juga memberikan dukungan dana bagi nafas klub (dari penjualan tiket pertandingan) tentunya akan paham bahwa dengan memasuki stadion dengan membayar tiket (bukan melompat pagar atau gratis) merupakan salah satu bentuk sumbangsih mereka untuk kehidupan klub kesayangannya.
Sehingga dukungan yang masif yang diimbangi dengan paradigma pemikiran dari para suporter seperti diatas tentunya akan sangat berpengaruh untuk mendongrak kondisi finansial klub. Jika kondisi finansial klub sehat maka peluang untuk meraih prestasi tentunya lebih besar.
3.Memogaruhi kebijakan klub
Suporter boleh dibilang sebagai konstituen dari sebuah klub, suara, kritik atau uneg-uneg dari suporter seringkali bisa mempengaruhi ataupun merubah kebijakan dari pengelola klub.
Dan seringkali perubahan kebijakan klub itu menyangkut dan mempengaruhi kondisi teknis dari sebuah klub, misalnya pergantian pelatih, pencoretan pemain, pembelian pemain dan hal lainnya. Oleh karenanya suporter dituntut untuk selalu bersikap kritis terhadap berjalannya pengelolaan klub kebanggaannya. Karena suporter sendiri memiliki pengaruh yang tidak kecil untuk bisa mempengaruhi kebijakan atau keputusan pengelola klub.
Dari 3 peran yang dimiliki oleh suporter seperti yang saya jelaskan diatas menandakan bahwa suporter sejatinya memiliki peran penting dan strategis dalam mendukung kemajuan prestasi klub kebanggaannya ( arti sempit ) dan mendukung kemajuan sepakbola nasional secara umum ( arti luas ).
Dan oleh karenanya fanatisme yang dimiliki oleh kelompok-kelompok suporter di Indonesia saat ini haruslah senantiasa dijaga dan diarahkan kepada terciptanya fanatisme suporter yang positif bukan fanatisme negatif yang justru dapat berdampak buruk bagi kondisi klub maupun kondisi persepakbolaan nasional secara utuh.
Selesai ......
Langganan:
Postingan (Atom)